Jumat, 24 May 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali
Butterfly Park Kemenuh

Berwisata Sambil Belajar Siklus Kupu-Kupu

09 Mei 2019, 08: 09: 27 WIB | editor : Nyoman Suarna

Berwisata Sambil Belajar Siklus Kupu-Kupu

BELAJAR : Selain tempat berwisata, Butterfly Park Kemenuh juga tempat untuk belajar tentang siklus hidup kupu – kupu. (IGA KUSUMA YONI/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, GIANYAR - Pulau Bali tidak saja memiliki destinasi wisata alam yang indah, tetapi juga memiliki beragam destinasi wisata lainnya, seperti wisata pendidikan. Untuk wisata pendidikan ini memang lebih cenderung diminati wisatawan lokal. Namun tidak menutup kemungkinan, wisatawan asing yang berkunjung ke Bali juga bisa menikmatinya.

Untuk spot wisata pendidikan di Bali, cukup banyak,salah satunya adalah Butterfly Park Kemenuh atau taman konservasi kupu-kupu yang berlokasi di Jalan Raya Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Berkunjung ke Butterfly Park ini, wisatawan tidak saja bisa melihat beragam jenis kupu-kupu, tetapi juga bisa belajar mengenai siklus hidup kupu-kupu.

Ida Bagus Witara, owner Butterfly Park mengatakan, selain sebagai destinasi wisata, ada beberapa misi yang diemban Butterfly Park Kemenuh, yakni rekreasi, edukasi dan juga konservasi untuk menyelamatkan populasi dari perkembangbiakan spesies kupu-kupu Bali yang hampir punah. Karena itu, tak heran jika Bbutterfly Park ini lebih dikenal sebagai destinasi pendidikan.

Ketika berkunjung ke Butterfly Park yang memiliki luas sekitar 15 are ini, wisatawan  disambut dengan welcome drink sebelum mengelilingi kebun kupu-kupu. Selanjutnya wisatawan bisa berkeliling taman kupu-kupu  ditemani pemandu objek wisata setempat.

Memasuki areal taman kupu-kupu, wisatawan akan disuguhkan dengan taman tropis yang asri, beragam jenis bunga tropis sengaja ditanam di taman ini, sebagai media hidup dari ratusan kupu-kupu yang ada di taman ini.

Tanaman yang dipilih untuk habitat kupu-kupu dengan warna dan bentuk beragam ini adalah jenis tanaman bunga yang menyediakan nectar, di antaranya red pyramid atau bunga tumbang sari, bunga kembang sepatu, jetropa, soka, dan juga daun jeruk sebagai makanan pokok ulat sebelum menjadi kepompong.

Sejak diaktifkan pada Oktober 2015 lalu, Butterfly Park baru menangkarkan sebanyak 16 spesies kupu-kupu dan tidak menutup kemungkinan akan tersu ditambah.

Bali memiliki ratusan spesies kupu-kupu, tetapi pihak Butterfly Park masih fokus menyelamatkan kupu-kupu endemic Bali yang terancam punah, yakni kupu-kupu jenis triodes Helena dengan corak hitam kuning dan attacus atlas kupu-kupu besar dengan sayap coklat yang sering disebut dengan kupu-kupu barong.

Kupu-kupu barong ini sudah sangat langka, karena memiliki usia hidup hanya selama lima hari. “Usianya sangat pendek, karena kupu-kupu ini tidak makan apa-apa seperti kupu-kupu lainnya. Kupu-kupu ini hanya mengandalkan cadangan lemak dalam tubuhnya untuk hidup,” terang Wirata.

(bx/gek/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia