Selasa, 12 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Pasar Umum Negara, Sasaran Empuk Peredaran Boraks

Untuk Bahan Campuran Kerupuk

10 Mei 2019, 08: 02: 30 WIB | editor : Nyoman Suarna

Pasar Umum Negara, Sasaran Empuk Peredaran Boraks

BORAKS : Tim gabungan BPOM Loka Buleleng beserta Diskoperindag dan Dinas Kesehatan Jembrana menemukan puluhan kilogram dijual di Pasar Umum Negara, Kamis pagi (9/5). (FT. GDE RIANTORY/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, NEGARA - Sebanyak 28 kilogram boraks disita Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Loka Buleleng dari pedagang di Pasar Umum Negara. Dari 10 pedagang pasar yang disidak Kamis pagi (9/5), tiga pedagang kedapatan menjual boraks kemasan 1 kg. Total yang berhasil diamankan sebanyak 28 bungkus kemasan boraks dengan berat masing-masing 1 kg.

Selain itu, petugas gabungan yang juga melibatkan Dinas Kesehatan serta Diskoperindag Jembrana  juga melakukan pengujian sample bahan makanan yang dijual pedagang di Pasar Umum Negara.

“Kami mengambil 23 sample makanan. Setelah diuji, hanya 1 sample yang mengandung boraks berasal dari kerupuk blengs,” ujar Melissa dari BPOM Loka Buleleng.

Sementara itu, terkait maraknya peredaran boraks di Pasar Umum Negara, menurut Holliana yang merupakan salah seorang pedagang yang kedapatan menjual boraks mengaku, ia baru pertamakali menjual barang berbahaya tersebut yang biasanya dibeli pembuat kerupuk. “Katanya dipakai kerupuk, campuran kerupuk. Cuman kurang jelas detailnya,” terangnya.

Selanjutnya, sebanyak 28 kilogram boraks dibawa ke Kantor BPOM Loka Buleleng sebagai barang bukti. Pihak BPOM Loka Buleleng juga meminta kepada Dinas terkait di Jembrana untuk rutin melakukan pengawasan ke pedagang. Jika masih ditemukan pedagang yang membandel menjual bahan berbahaya tersebut, BPOM akan melakukan proses hukum sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

(bx/tor/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia