Selasa, 12 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Semester I Tahun 2019, Kinerja BPD Bali Tumbuh Positif

10 Mei 2019, 08: 12: 46 WIB | editor : Nyoman Suarna

Semester I Tahun 2019, Kinerja BPD Bali Tumbuh Positif

POSITIF: Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma didampingi Direktur Operasional IB Setia Yasa Kamis (8/5) sore memaparkan kinerja BPD Bali yang mengalami pertumbuhan positif di Triwulan l tahun 2019. (IGA KUSUMA YONI/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR- Hingga akhir bulan Maret 2019, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 153 Miliar, dengan total dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun BPD Bali mencapai Rp 19.818 miliar atau meningkat 10,14 persen dibandingkan Maret 2018. 

Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma didampingi Direktur Operasional IB Setia Yasa Kamis (8/5) sore mengatakan, dengan pencapaian tersebut, BPD Bali mampu mencapai kinerja yang baik dari sisi total asset, penghimpunan dana pihak ketiga, dan pencapaian target laba. "Selain itu BPD Bali juga berhasil mendapatkan penghargaan sebagai TOP BPD BUKU II 2019 oleh Top BUMD Award," jelasnya.

Lebih lanjut Sudarma menjelaskan, dari total DPK BPD Bali, porsi giro mencapai 3.158 miliar, tabungan mencapai 8.463 miliar dan untuk deposito sebesar 8.197 miliar. Sehingga di triwulan l tahun 2019, pencapaian target DPK mencapai 109,99 persen dari target yang ditetapkan. 

Sementara itu, untuk penyaluran KUR, selama semester l tahun 2019, total dana KUR yang sudh disalurkan BPD Bali mencapai Rp 11,440 miliar untuk KUR mikro dan KUR kecil sebesar Rp 251,73 miliar, sehingga total pencapaian KUR di tahun  2019 sebesar 110,23 persen.

Asset BPD Bali di semester l tahun 2019, juga mengalami peningkatan dengan total asset sebesar Rp 24.368 miliar atau meningkat sebesar 7,99 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 22.564 miliar. "Untuk rasio-rasio keuangan CAR BPD Bali tercatat 23,83 persen, LDR sebesar 84,21 persen, BOPO sebesar 69,67 persen, ROA sebesar 3,16 persen, ROE  tercatat 18,93 persen," lanjutnya. 

Dari segi permodalan, komitmen pemegang saham untuk memperkuat permodalan BPD Bali, diakui Sudhama, juga  sangat tinggi. Hal tersebut telah direalisasikan dengan penambahan modal disetor dari sejumlah pemegang saham dengan jumlah modal keseluruhan yang telah disahamkan sampai dengan Maret 2019 sebesar Rp 1.796 miliar.

Dalam upaya meningkatkan daya saing dan peran sebagai agen pembangunan di daerah, Direktur Operasional IB Setia Yasa mengatakan, BPD Bali sedang mengembangkan layanan baru yang dapat mensinergikan layanan LPD sebagai bagian dari fungsi technical assistance.  "Dengan demikian, tingkat akses layanan perbankan dapat dilayani di seluruh segmen masyarakat," urainya.

Selain itu, BPD Bali telah mensinergikan layanan dengan perusahaan fintech sehingga interopabilitas dengan BPD Bali bisa terjadi. Optimalisasi bisnis proses secara terus-menerus dilakukan pembenahan sehingga kualitas layanan meningkat yang menjadikan jaminan nasabah BPD Bali tetap loyal.

(bx/gek/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia