Jumat, 21 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali
Penyebab Kematian Mahasiswa Akademi Maritim

Polisi Sebut Mario Terseret Satu Kilometer

10 Mei 2019, 18: 53: 11 WIB | editor : Nyoman Suarna

Polisi Sebut Mario Terseret Satu Kilometer

KETERANGAN: Kasat Lantas Polresta Denpasar saat memberikan keterangan terkait kematian Mario. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Meninggalnya seorang mahasiswa Akademi Maritim, Yogyakarta bernama Marrio Jerry Loba, 24, dalam kondisi mengenaskan di Jalan Underpass sisi barat Patung Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Kabupaten Badung, Kamis (9/5), sekitar pukul 03.40, didahului dengan terseretnya korban sejauh satu kilometer. 

Hal tersebut disampaikan Kasat Lantas Polresta Denpasar AKP Adi Sulistyo Utomo bahwa Mario merupakan korban tabrak lari sebuah pick-up.

"Bagaimana kronologis korban ditabrak, masih kurang jelas dan kami masih melakukan penyelidikan. Kami juga perintahkan mencari saksi yang ada di sana," terangnya saat ditemui di Mapolresta Denpasar, Jumat (10/5).

Sebelum ditemukan tergeletak di Underpass Patung Ngurah Rai, korban diduga terlebih dulu terseret mobil dari Benoa Square, Kedonganan yang berjarak sekitar satu kilometer.

Akibatnya, kepala depan korban hancur, pinggang kanan dan rusuk kanan terdapat luka seret, siku tangan kanan patah dan tulang siku kanan patah.

"Kurang lebih sekitar satu kilometer. Kami juga masih mencari titik tabraknya di TKP. Perkiraan ditabrak di Benoa Square, tetapi untuk titik pastinya belum tahu," jelasnya.

Sementara itu, sepeda motor Vario DK 3959 OG yang dikendarai korban, tergeletak di sebuah rumah kosong di pinggir Jalan By Pass Ngurah Rai, Kedonganan, Kuta, Badung.

"Motor itu ada di depan rumah warga. Motornya lari ke rumah warga, tetapi titiknya masih kami selidiki. Kami masih koordinasikan dulu dengan TKP yang pertama Polsek Kuta. Karena awalnya, dikiranya pembunuhan, tetapi ternyata setelah melihat ciri-cirinya, itu kecelakaan dan tabrak lari," jelasnya.

Saksi  Didi Hermanto, 37, menyaksikan korban terseret pick-up. Namun upaya mengejar urung dilakukan lantaran kondisi saat itu gelap serta hujan gerimis. "Saksi terakhir cuma melihat ada yang terseret kendaraan hitam, yang tidak terkejar,"  ucapnya.

(bx/afi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia