Selasa, 19 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Dua Saksi Adi Wiryatama Diperiksa Penyidik

13 Mei 2019, 19: 31: 47 WIB | editor : Nyoman Suarna

Dua Saksi Adi Wiryatama Diperiksa Penyidik

KUASA HUKUM: Kuasa hukum Nyoman Adi Wiryatama, yaitu I Gede Wija Kusuma dan Ni Nengah Saliani, mendatangi Dit Reskrimsus Polda Bali, Senin (13/5). (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - I Gede Wija Kusuma dan Ni Nengah Saliani selaku kuasa hukum Nyoman Adi Wiryatama kembali mendatangi Dit Reskrimsus unit V Cyber Crime pada Senin (13/5), setelah sebelumnya melapor pada Selasa (7/5) tentang perbuatan tidak menyenangkan dan fitnah berdasarkan Undang-undan ITE Junto/310 KUHP.

Keduanya mengaku, maksud kedatangannya adalah untuk berkoordinasi dan menanyakan kasus yang telah mereka laporkan. Kuasa hukum Adi Wiryatama membawa dua orang saksi, yakni Ketut Arsana Yasa dan Made Wahyuni guna memperkuat laporan, lantaran kedua saksi adalah orang yang pertama mengetahui adanya hujatan di Facebook.

“Hasil koordinasi, penyidik Reskrimsus yang menangani perkara ini sangat responsif. Dalam waktu dekat, pemilik akun akan segera dipanggil. Sebenarnya ada banyak saksi. Yang kami hadirkan, Senin (13/5), baru dua orang, dan satu saksi kami hadirkan Selasa (14/5). Sebenarnya dua saksi sudah cukup,” jelas Gede Wija.

Menurutnya, pemilik akun Facebook yang menghujat pun sudah pernah bertemu dengan kliennya untuk meminta maaf. Meski sudah dimaafkan, langkah hukum terus dijalankan. Pihaknya menduga pemilik akun ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

Dalam pemerikaan saksi yang dimulai pukul 09.00 hingga pukul 13.00, penyidik menanyakan seputar pengetahuan saksi terkait postingan yang dimaksud. “Klien kami ingin mengetahui siapa di balik hujatan itu. Saya menduga pemilik akun itu dimanfaatkan oleh orang tertentu," tandasnya.

(bx/afi/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia