Jumat, 21 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Kecelakaan Saat UKK, Satu Siswa di Buleleng Tak Lulus

13 Mei 2019, 20: 20: 44 WIB | editor : I Putu Suyatra

Kecelakaan Saat UKK, Satu Siswa di Buleleng Tak Lulus

CORAT-CORET: Sejumlah siswa Kelas XII SMA/SMK menggelar aksi corat-coret pakaian seragam di depan GOR Bhuana Patra Singaraja, untuk merayakan kelulusan pada Senin (13/5). (I PUTU MARDIKA BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SINGARAJA-Satu orang dari 4.676 peserta Ujian Nasional di Buleleng dinyatakan tidak lulus ujian jenjang SMA/SMK. Ketidaklulusan ini dipicu lantaran siswa yang menempuh pendidikan di SMK Negeri 3 Singaraja, itu tidak mengikuti ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan UNBK susulan serta Kompetensi Keahlian (UKK) karena mengalami kecelakaan lalu lintas.

Siswa malang tersebut adalah Ketut Satya Wiguna Wiratama, 17. Siswa yang duduk di jurusan TIPTL mengalami kecelakaan hingga menyebabkan Cidera Kepala Berat (CKB). Hal ini lantas membuat Satya tidak dapat sekolah, hingga saat ini.

"Hanya sempat ikut USBN. Nah pas UKK itu lah dia kecelakaan. Sampai sekarang masih proses pemulihan," ujar Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Singaraja, I Nyoman Suastika dikonfirmasi Selasa (14/5) siang.

Lanjut Suastika pihak sekolah bersedia menerima Satya jika ingin kembali melanjutkan pendidikan. Syaratnya, Satya harus kembali duduk kelas XII, mengulang dari awal untuk bisa dinyatakan lulus.

"Kalau dilihat dari nilainya semua bagus. Sikapnya baik tidak ada masalah. Murni karena siswa tersebut tidak ikut ujian nasional karena kecelakaan. Kami siap menampung jika ingin kembali sekolah. Namun kami tidak bisa memaksa kalau orangtuanya memiliki pilihan lain," tutupnya.

Di tempat terpisah, perayaan kelulusan senantiasa dilakukan dengan aksi konvoi hingga corat-coret seragam sekolah. Mereka terlihat wara-wiri di sejumlah jalan protokol di Kota Singaraja dengan menggunakan sepeda motor secara bergerombol. Tak pelak, aksi inipun mendapat atensi dari Sat Lantas Polres Buleleng

Aksi corat coret seragam ini dilakukan oleh ratusan siswa di halaman GOR Bhuana Patra Singaraja. Untuk mengantisipasi aksi ugal-ugalan serta tauran,  Satlantas Polres Buleleng turun memberikan imbauan, agar para siswa tidak melakukan euforia yang berlebihan.

Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP. Putu Diah Kurniawandari mengatakan, pihak kepolisian lebih banyak memberikan himbauan kepada anak-anak tersebut, ketimbang melakukan penindakan.

Hal itu dilakukan mengingat, melalui himbauan anak-anak akan lebih sadar taat berlalulintas di jalan, sehingga tidak melakukan aksi ugal-ugalan di jalan. "Sudah diatensi dan dihimbau. Artinya, meskipun merayakan dengan penuh euforia tapi jangan berlebihan, jangan sampai tawuran dan tetap perhatikan keselamatan di jalan," singkatnya.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia