Senin, 09 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali Dipukul Anggotanya Jelang Paripurna

14 Mei 2019, 16: 12: 07 WIB | editor : I Putu Suyatra

Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali Dipukul Anggotanya Jelang Paripurna

MELAPOR: Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali, I Kadek Diana usai melaporkan kejadian penganiayaan ke Mapolda Bali pada Selasa (14/5) (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Kisruh muncul di internal PDIP Bali. Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali, Kadek Diana dipukul anggotanya sendiri, Dewa Nyoman Rai menjelang sidang paripurna, Selasa (14/5). Akibatnya, luka di kepala Kadek Diana robek hingga harus mendapat lima jahitan.  

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali, I Kadek Diana, 50, mendatangi SPKT Polda Bali untuk melaporkan penganiayaan yang diterimanya pada Selasa (14/5) sekitar pukul 12.30. Politisi dari Banjar Kebalian Desa Suksawati, Gianyar ini melaporkan rekan separtainya Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali I Dewa Nyoman Rai, 50, asal Buleleng lantaran melemparkan bogem mentah ke pelipis kirinya hingga mendapat lima jaritan.

“Saya merasa tidak ada masalah. Kalau dia merasa ada masalah, silakan kan ada jalur hukum. Saya tidak pernah merasa menantang orang. Buktinya selama itu saya satu gedung sering ketemu, ruang komisi kami juga berhadap-hadapan. Saya sering beberapa kali ketemu, papasan atau bagaimana. Dan terakahir itu sebulan lalu saya sempat ngobrol,” ujarnya.

Dalam laporan Laporan Polisi Nomor : LP/196/V/2019/BALI/SPKT, tertanggal 14 Mei 2019 tersebut Kadek Diana menyampaikan bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 10.00 di Ruang sidang DPRD Provinsi Bali Jalan Dr. Kusuma Atmaja Nomor 3, Renon. Menjelang rapat Paripurna penyampaian pendapat Gubernur Bali terhadap Raperda Pertanian Organik dan Perda Perubahan Pajak Daerah.

Saat itu semua anggota DPRD Provinsi Bali telah memasuki ruang sidang. Ada sekitar 10 orang di dalam ruangan saat kejadian. Karena sidang belum dimulai Kadek Diana berbincang-bincang dengan anggota DPRD lainnya sembari duduk-duduk. “Ada sedikit tempat duduk di sana kayak podium kecil itu. Saya duduk di sana ngobrol dengan kurang lebih ada 10 anggota dewan. Saya duduk agak ke utara nyamping dikit, ya itu dah, tiba-tiba saja saya merasakan pelipis ada yang memukul dengan sangat keras,” jelasnya.

Tiba-tiba Kadek Diana dipukul dua kali di bagian pelipis kiri oleh Nyoman Rai. Saat itu Nyoman Rai mengatakan “kone dot mejaguran, mai mejaguran” (katanya ingin berkelahi,ayo berkelahi). Korban sendiri kemudian menimpali “nyen kal orahang dot mejaguran” (siapa yang ingin berkelahi). Setelah itu keduanya dilerai oleh anggota DPRD lainnya. Dan korban diantar ke RS Bali Mandara untuk melakukan pengobatan.

“Karena merasa ada pukulan saya bangun. Begitu menoleh ada dia. Ini baru selesai divisum. Saya merasa tidak ada masalah,” tegasnya.

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia