Rabu, 26 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Aksi Main Pukul di DPRD Bali Diduga Dipicu dari Obrolan Grup WA

14 Mei 2019, 16: 20: 14 WIB | editor : I Putu Suyatra

Aksi Main Pukul di DPRD Bali Diduga Dipicu dari Obrolan Grup WA

MELAPOR: Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali, I Kadek Diana usai melaporkan kejadian penganiayaan ke Mapolda Bali pada Selasa (14/5) (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR – Aksi pemukulan yang dilakukan Anggota Fraksi PDIP DPRD Bali, Dewa Nyoman Rai, terhadap ketuanya, Kadek Diana, diduga berawal dari obrolan di group Wahtsapp (WA).  Meski begitu, Kadek Diana mengaku lupa persoalan apa yang kemudian menjadi pemicu kemarahan Dewa Nyoman Rai.

Kadek Diana menjelaskan bahwa di Fraksi PDIP memang memiliki grup obrolan Whatsapp. Yang di dalam grup tersebut ada Ketua DPD dan Gubernur Bali. Pihaknya selaku Ketua fraksi telah menjalankan fungsinya dengan baik. Pun jika ada masalah yang harus dibahas dan diselesaikan bersama melalui grup. Juga terkait fungsi pembinaan untuk 24 anggotanya.

“Nanti kalau misalkan saya tidak menjalankan fungsi saya tidak bagus, semestinya saya sudah diperingatkan oleh Pak Ketua DPD. Nah, perbedaan pendapat terhadap suatu masalah di WA itu terjadi antara semua anggota. Persoalan dia tidak terima dengan pernyataan saya ya, itu persoalan dia. Tapi itu dia jadikan alasan benar mukul orang. Mukul saya,” ujarnya.

Kadek Diana pun sempat menanyakan kepada pelaku alasan memukulnya. Pun korban juga sudah lupa bagian obrolan di grup yang diduga menyinggung pelaku sehingga tidak terima. Lantaran disebutnya karena terlalu banyak persoalan yang dibahas saat itu. “Sebulan yang lalu menjelang pencoblosan saya ketemu dia. Ceritanya juga saya jalan bareng dengan dia, dia di sebelah kiri saya. Saya tanya dia, Pak Dewa kira-kira bagaimana peluangnya untuk di pileg ini, yakin lolos apa ndak?. Saya Tanya begitu loh. Akhirnya dijawab, harus maksimal dulu berjuang supaya bisa lolos, persoalan tidak lolos itu nanti persoalan lain,” ucapnya.

Seperti diketahui, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali, I Kadek Diana, 50, mendatangi SPKT Polda Bali untuk melaporkan penganiayaan yang diterimanya pada Selasa (14/5) sekitar pukul 12.30. Politisi dari Banjar Kebalian Desa Suksawati, Gianyar ini melaporkan rekan separtainya Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali I Dewa Nyoman Rai, 50, asal Buleleng lantaran melemparkan bogem mentah ke pelipis kirinya hingga mendapat lima jaritan.

Dalam laporan Laporan Polisi Nomor : LP/196/V/2019/BALI/SPKT, tertanggal 14 Mei 2019 tersebut Kadek Diana menyampaikan bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 10.00 di Ruang sidang DPRD Provinsi Bali Jalan Dr. Kusuma Atmaja Nomor 3, Renon. Menjelang rapat Paripurna penyampaian pendapat Gubernur Bali terhadap Raperda Pertanian Organik dan Perda Perubahan Pajak Daerah.

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia