Senin, 09 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Dewa Rai Minta Maaf, Pukul Kadek Diana karena Ditantang di Grup WA

14 Mei 2019, 17: 10: 28 WIB | editor : I Putu Suyatra

Dewa Rai Minta Maaf, Pukul Kadek Diana karena Ditantang di Grup WA

Dewa Nyoman Rai (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Anggota DPRD Bali, Dewa Nyoman Rai yang memukul Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali, Kadek Diana tak menutupi perbuatannya. Dia mengaku perbuatannya itu dipicu ketersinggungan di grup internal fraksi.

“Saya menyampaikan apa adanya,” ujar Dewa Rai yang juga anggota FPDIP DPRD Bali.

Dia pun menuturkan, persoalannya dengan Kadek Diana berawal saat membahas kegiatan di internal fraksi yang dilakukan di grup Whatsapp (WA). Singkat cerita, terjadilah kesalahpahaman.

“Dia (Kadek Diana) tersinggung. Terus saya kasih tahu agar paling tidak suatu saat PDIP mengadakan rapat fraksi. Dia tersinggung. Saya masih simpan percakapan WA-nya,” ujarnya.

Masih menurut pengakuannya, dalam percakapan di grup tersebut, Kadek Diana menantang dirinya berkelahi. “Saya diajak berkelahi. (Kadek Diana) sosok ketua fraksi lho. Ini mengajak berkelahi anggotanya. Kan, tidak masuk akal,” imbuhnya.

Waktu ditantang berkelahi, politisi asal Buleleng ini mengaku masih sabar. “Tadi itu saya refleks. Begitu melihat dia (Kadek Diana), kok ingat langsung mukul begitu saja,” imbuhnya.

Atas perbuatannya itu, Dewa Rai mengakui perbuatannya itu salah. Karena itu dia pun meminta maaf kepada partainya maupun masyarakat.

“Saya menyatakan saya salah, kejadian itu tidak patut ditiru. Yang jelas, demi apap un, itu (pemukulan) spontan. Saya tidak merencanakan. Kalau saya merencanakan kan lain,” paparnya.

Pasca kejadian, dia juga mengaku tidak ada menghubungi Kadek Diana. Terlebih Kadek Diana juga sedang melaporkan dirinya ke Polisi. “Dia (Kadek Diana) kan melapor (polisi). Ngapain, biarin saja. Saya serahkan saja, mau apalagi. Yang jelas, saya secara terbuka meminta maaf pada partai dan publik,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sidang paripurna di DPRD Bali pada Selasa kemarin (14/5) diwarnai aksi mejaguran. Salah seorang anggota dewan memukul rekannya sendiri. Dan ironisnya, pelaku maupun korbannya sama-sama dari Fraksi PDIP. Satunya ketua. Satunya lagi anggota.

Pelakunya diduga Dewa Nyoman Rai anggota Fraksi PDIP yang duduk di Komisi I. Sedangkan korbannya Kadek Diana yang berstatus sebagai Ketua Fraksi PDIP. Akibat pemukulan tersebut, Kadek Diana mengalami luka robek pada pelipisnya. Bahkan sempat dilarikan ke RS Bali Mandara.

Informasinya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00. Menjelang sidang paripurna yang dihadiri Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) di ruang sidang utama.

Kebetulan ada kelanjutan sidang paripurna. Agendanya, penyampaian pendapat Gubernur Bali terhadap Ranperda Sistem Pertanian Organik dan Ranperda Perubahan Ketiga Atas Perda Pajak Daerah.

Sebagian besar anggota dewan yang ikut sidang tersebut sudah duduk di kursi ruang sidang utama. Hanya saja, sidang saat itu belum dimulai.

Sambil menunggu, Kadek Diana yang duduk di Komisi III ngobrol dengan sesama anggota. Saat itulah, dia mengaku dipukul dua kali pada bagian pelipis kirinya oleh Dewa Rai. 

Informasi lain menyebutkan, peristiwa yang berlangsung singkat itu terjadi di ruang absen yang masih bagian dari ruang sidang utama DPRD Bali. Sehingga anggota dewan lainnya tidak melihat langsung peristiwa itu.

“Refleks saja. Saudara saya (Kadek Diana) sakit begitu, saya antar langsung ke RS Bali Mandara. Peristiwanya bagaimana saya tidak tahu,” kata Ketua Komisi III DPRD Bali, I Nengah Tamba. 

Tamba pun tidak banyak bertanya saat mengantarkan Kadek Diana ke rumah sakit. “Saya tidak tanya juga. Saya tidak mau dia ribut juga biar darahnya nggak banyak keluar,” imbuhnya.

(bx/hai/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia