Selasa, 12 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Karda Kembali ke DPRD Gianyar, 25 Warga Desa Laplapan Gunduli Kepala

14 Mei 2019, 18: 24: 14 WIB | editor : I Putu Suyatra

Karda Kembali ke DPRD Gianyar, 25 Warga Desa Laplapan Gunduli Kepala

GUNDUL: Tampak beberapa warga Desa Pakraman Laplapan Petulu, Ubud menggunduli kepalanya, Mingu (12/5). (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, GIANYAR - Incumbent DPRD Gianyar, I Ketut Karda dipastikan lolos menjadi anggota DPRD untuk ketigakalinya. Atas dasar tersebut pendukungnya membayar kaul sesuai apa yang mereka pernah ucapkan, yakni dengan gundul massal dan berjalan kaki menuju Istana PresidenTampaksiring. Bayar kaul itu dilakukan oleh 25 warga Desa Pakraman Laplapan, Petulu, Ubud pada Minggu (12/5).

Puluhan warga  gundul massal juga sebagai ungkap rasa syukurnya terhadap  satu-satu caleg dari Laplapan tersebut. Bahkan warga adat setempat, juga menunjukkan  suka citanya dengan mengalungkan bunga kepada  I Ketut Karda.

Sesuai data pleno KPUD Gianyar, Ketut Karda yang menjadi caleg  DPRD Gianyar  dari Partai Demokrat , Dapil Ubud menempati posisi pada kursi di bilangan ke empat.  Made Latra, koordinator kegiatan pembayaran kaul itu mengaku Ketut Karda yang kader Partai Demokrat ini sudah sangat dirasakan kiprahnya selama duduk di kursi DPRD Gianyar.

Untuk itu, warga setempat pun kembali  memberikan dukungan penuh saat pemilu  2019 ini.  Diakuinya, maraknya money politik dan badai Bansos saat hajatan Pemilu lalu juga sempat mengkhawatirkan dirinya.

Setelah dipastikan lolos, sebanyak  25 warga  pun langsung menggunduli kepalanya. Tidak hanya itu,  hari itu juga warga sekampung langsung menjalankan kaulnya. Yaitu berjalan kaki  menuju depan istana presiden di Istana Tampaksiring. 

Meksi jaraknya cukup  jauh,  hampir seluruh warga ambil bagian.  Mulai anak-anak hingga dewasa  ikut berjalan kaki. Bahkan anak-anak balita juga diikutkan  dengan cara digendong oleh orang tuannya.

Sedangkan Ketut Karda mengaku merasa haru dan bangga. Dirinya pun mengucapkan terimakasih atas dukungan kepercayaan warganya.  Itu merupakan wujud rasa syukur pendukung atas pahitnya perjuangan. Berbagai kaul yang diucapkan warga, sebutnya, secepat mugkin akan segera dibayarkan.

Selain megundul dan jalan kaki, salah seorang warga pun sempat berkaul untuk mempersembahkatari joged. “Pembayaran kaul ini adalah kehendak warga. Syukurlah langsung dijalankan.  Saya  tak ingin  warga terus hanyut dalam euphoria Pemilu dan bisa kembali menjalani rutinitasnya,” harap Karda. 

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia