Rabu, 16 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Saraswati-Pagerwesi, Harga Bunga Canang Alami Fluktuaksi

15 Mei 2019, 07: 08: 03 WIB | editor : I Putu Suyatra

Saraswati-Pagerwesi, Harga Bunga Canang Alami Fluktuaksi

TETAP BERJUALAN: Para pedagang bunga pacar dan rampai di Jalan Kartini, Denpasar, tetap meladeni pembeli, meski harga bunga dan canang alami fluktuasi. (NI KETUT ARI KESUMA DEWI/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR – Harga bunga untuk upakara persembahyangan sejak beberapa hari terakhir mengalami fluktuasi. Kadang mengalami kenaikan, dan penurunan. Seperti terpantau Selasa (14/5) siang kemarin di Jalan Kartini, Denpasar, ketika beberapa jenis bunga mengalami penurunan, dan ada juga yang mengalami kenaikan.

Salah seorang pedagang ceper dan uras, Bu Wayan, pedagang asal Karangasem ini menjelaskan, harga ceper dan uras kemarin sudah mulai mengalami penurunan. “Untuk ceper dengan jumlah 200 sekarang harganya Rp 60 ribu. Kalau mau beli satu ikat isi 50 ceper, harganya Rp 15 ribu. Untuk uras-nya, 50 buah atau satu ikat seharga Rp 3.000. Harga-harga ini sudah mulai turun dari tadi siang (Selasa, red),” ucapnya.

Sementara itu, untuk harga jual bunga banten bervariasi. Ada yang mengalami penurunan dan kenaikan harga. Misalnya, harga kembang rampai pada pagi hari mencapai Rp 15 ribu perkilogram. Menjelang siang, harganya menjadi Rp 10 ribu perkilogram. Harga bunga gumitir mencapai Rp 20 ribu perkilogram, bunga kembang seribu Rp 10 ribu perkilogram.

Untuk bunga pacar atau pacah semua warna, harganya hingga siang kemarin mengalami penurunan. Mulai Rp 20 ribu perkilogram, turun dari yang awalnya Rp 30 ribu perkilogram. “Harga ini menurun karena hari raya Hindu sudah tidak ada lagi yang mepet dengan hari raya Pagerwesi. Hari raya Hindu-nya sudah mau selesai. Tinggal besok (hari ini, red) Pagerwesi. Harga canang isi 25 harganya Rp 25 ribu,” sambung Ayu, pedagang bunga rampai di kawasan Jalan Kartini. (akd)

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia