Jumat, 24 May 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Listrik Sering Padam, CCTV di Nusa Penida Rewel

15 Mei 2019, 08: 19: 33 WIB | editor : I Putu Suyatra

Listrik Sering Padam, CCTV di Nusa Penida Rewel

I Wayan Parna, Kadiskominfo Klungkung (I MADE MERTAWAN/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, SEMARAPURA - Keberadaan Closed Circuit Television (CCTV) yang dipasang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Klungkung di jembatan kuning yang menghubungkan Pulau Lembongan dan Ceningan, Kecamatan Nusa Penida tidak maksimal. CCTV itu rewel. Hal itu diungkapkan Kadiskominfo Klungkung I Wayan Parna, Selasa (14/5) kemarin.

Parna menegaskan, CCTV satu-satunya yang dipasang Diskominfo di Nusa Penida itu rewel akibat listrik yang tidak stabil, dan kerap padam. Sehingga beberapa bagian CCTV, seperti adaptor sering mengalami kerusakan. Seingat dia, sudah tiga kali ganti adaptor semenjak terpasang 2017 lalu. Dia pun mengaku lelah berkomunikasi dengan PLN. “Seberapa sering pun dibicarakan tetap begitu, sering mati,” jelasnya.

Memang, diakuinya harga adaptor tidak mahal. Namun karena listrik sering padam, keberadaan CCTV jadi tidak berfungsi secara maksimal. Apalagi, pasokan listrik juga berpengaruh terhadap jaringan internet. Jaringan internet sering tidak bagus, sehingga daya rekamnya tidak berjalan dengan baik.

Kondisi itu membuat Diskominfo Klungkung enggan memasang CCTV di daerah lain di Nusa Penida. Dinilai percuma, karena hasilnya akan sama dengan CCTV yang ada saat ini. Padahal dilihat dari wilayah Nusa Penida yang tengah mengembangkan pariwisata, butuh banyak CCTV. Misalnya di pelabuhan yang menjadi pintu masuk ke kawasan tersebut. Termasuk fasilitas umum lain yang banyak dikunjungi masyarakat. “Kalau untuk pengadaan bisa saja. Tapi listriknya dulu harus stabil,” tegas Parna.

Berbeda dengan di Klungkung daratan. Diskominfo sudah memasang 24 titik CCTV. Di antaranya di monumen Lapangan Puputan Klungkung, Balai Budaya Ida Dewa Istri Kania, perempatan Bypass Ida Bagus Mantra di Desa Lepang, dan beberapa titik lainnya.

Keberadaan CCTV beberapa kali membantu polisi mengungkap kasus kriminal. Salah satunya pengeroyokan di depan monumen Puputan Klungkung dengan korban I Made Segara pada Selasa 27 November 2018. Kejadian itu terekam CCTV milik Dinas Pariwisata Klungkung.

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia