Minggu, 17 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Rp 4 Miliar untuk Revitalisasi (Lagi) Pasar Baturiti

15 Mei 2019, 09: 22: 18 WIB | editor : I Putu Suyatra

Rp 4 Miliar untuk Revitalisasi (Lagi) Pasar Baturiti

RUSAK : Kondisi pasar Baturiti saat terkena gempa beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, TABANAN -  Pasar Baturiti, Kabupaten Tabanan kembali mendapat program revitalisasi tahun ini. Anggarannya bersumber dari dana Tugas Pembantuan (TP) ke Kementerian Perdagangan (Kemendag). Revitalisasi Pasar Baturiti untuk kedua kalinya tersebut dilakukan menyusul dampak gempa beberapa waktu lalu yang merusak  bangunan dan  fasilitas di pasar tersebut. Tahun 2014 pasar tersebut sudah direvitalisasi.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tabanan, Ni Wayan Primayani menjelaskan, tahun ini program revitalisasi akan menyasar Pasar Baturiti. Karena terdampak gempa beberapa waktu lalu. Adapun pagu anggaran untuk revitalisasi Pasar Baturiti ini mencapai Rp 4 miliar, sedangkan untuk fisik Rp 3,750 miliar bersumber dari dana TP.

“Saat ini prosesnya baru memasuki tahap pembuatan Detail Engineering Design (DED), setelah itu selesai akan melangkah ke proses tender. Mudah-mudahan semua proses itu terlewati dengan lancar, sehingga recana kemungkinan pada Juli atau awal Agustus 2019 pengerjaan revitalisasi Pasar Baturiti ini sudah mulai digarap,” paparnya Selasa (14/5).

Ditambahkannya selain revitalisasi Pasar Baturiti, tahun ini pihaknya juga telah mengajukan revitalisasi untuk Pasar Bajera. Dimana Pasar Bajera sebelumnya juga telah mendapatkan revitalisasi pasar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dua tahun lalu, namun memang untuk revutalisasi di Pasar Bajera lalu tidak semuanya atau baru setengah dari luasan pasar yang direvitalisasi.

“Rencana kami untuk kelanjutan revitalisasi Pasar Bajera masih akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat,” lanjutnya.

Setelah revitalisasi Pasar Baturiti dan Pasar Bajera nantinya juga ada lima pasar tradisional lagi di Kabupaten Tabanan yang masih harus direvitalisasi. Kelima pasar tersebut karena kondisinya yang memang sudah tidak layak lagi. Diantaranya keberadaan sejumlah kios-kios di Pasar Dauh Pala yang memang tidak layak lagi untuk berjualan.

“Untuk itu kami sudah ajukan tahun ini untuk tahun anggaran 2020, di  Direktorat Jenderal Cipta Karya juga sudah mengajukan tiga. Yakni, untuk revitalisasi Pasar Sayur, Pasar Dauh Pala, dan Pasar Pupuan. Sementara untuk pasar yang lainnya diajukan melalui DAK,” pungkas Primayani.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia