Selasa, 12 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Politik
PILKADA TABANAN

Arimbawa Condong ke Sanjaya, Dia Juga Minta Urip lebih Arif

15 Mei 2019, 19: 22: 13 WIB | editor : I Putu Suyatra

Arimbawa Condong ke Sanjaya, Dia Juga Minta Urip lebih Arif

I Made Arimbawa (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, TABANAN – Banteng sepuh Tabanan pun angkat bicara mengenai Pilbup Tabanam yang akan digelar tahun 2020 mendatang. Di antaranya Made Arimbawa yang merupakan politisi PDIP asal Desa Tista, Kecamatan Kerambitan, Tabanan. Menurutnya Tabanan adalah gudangn kader partai PDIP yang semuanya berpotensi menjadi calon kepala daerah pada Pilkada serentak tersebut. 

“Pada prinsipnya semua cocok menjadi calon kepala daerah. Semua kader partai yang ada memiliki potensi sebagai calon,” ujarnya Rabu (15/5).

Namun mantan Ketua DPRD Tabanan 1999-2004 dan juga Fraksi PDIP DPRD Bali tahun 2004-2009 kembali mengembalikan semuanya kepada induk partai karena keputusan ditentukan oleh induk partai. 

Lebih lanjut ia mengatakan sebagai daerah kandang banteng di Bali, Tabanan memiliki banyak kader PDIP yang baik dari segi kemampuan, maupun pengalamanny sudah mumpuni dan tidak usah diragukan lagi. "Hanya saja potensi yang ada tentu ada alat ukurnya yang akan ditentukan oleh pimpinan partai, baik itu DPD maupun DPP," tegasnya.

Sedangkan untuk saat ini satu nama yang baru ia dengar akan menjadi calon Bupati Tabanan adalah I Komang Gede Sanjaya yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Tabanan sekaligus Ketua DPC PDIP Tabanan. Ia pun menilai jika Sanjaya cocok untuk ikut dalam kontestasi politik tersebut. Terlebih Sanjaya telah memiliki pengalaman dua kali menjabat sebagai Wakil Bupati, mendampingi Ni Putu Eka Wiryastuti. "Dan saya rasa pengalaman itu sendiri menjadi modal dan nilai lebih dalam penjaringan calon kepala daerah," sambungnya.

Arimbawa menambahkan, kader-kader partai yang telah menduduki jabatan baik DPRD tingkat I hingga DPR RI, tentu harus memberikan kesempatan bagi kader yang memiliki peluang besar. “Kalau saya sih sebetulnya harapannya agar di setiap kali ada perhelatan Pilkada, kader banteng itu tidak rebutan. Apalagi setiap kader yang lihat dan ditambah dengan efek Jokowi ini, sudah semua pada menduduki jabatan. Artinya kalau pengabdian sudah tulus dan ikhlas, demi kepentingan rakyat maupun partai, ketika sudah menduduki jabatan itu, ya lakukan dengan sebaik-baiknya. Seperti Komang Sanjaya, ya berikan peluang,” papar kader banteng yang kini menjadi Dewan Pertimbangan Cabang PDIP Bali Kabupaten Tabanam tersebut.

Sementara itu saat ditanya mengenai adanya wacana bahwa banteng sempuh Tabanam mendorong kader PDIP Made Urip maju menjadi calon Bupati Tabanan, Arimbawa menjawab bahwa harus arif dan bijaksana dalam mengajukan ataupun menentukan seorang calon. Karena menurutnya, posisi Urip saat ini di DPR RI itu sudah bagus yang artinya sudah ada yang mewakili Tabanan di pusat. “Made Urip itu posisinya sudah strategis dan bagus di DPR RI. Artinya buat apa lagi merebut posisi lain kalau memang mendapat posisi yang sangat bagus. Saya rasa, di mana pun menduduki jabatan sebetulnya ada enak maupun tidak enaknya, kalau diukur seperti itu,” ungkapnya.

Terlebih menurutnya, jabatan itu sama saja. Karena pada prinsipnya jabatan adalah untuk pengabdian krpada kesejahteraan masyarakatnya, supaya tidak terkesan jabatan seakan-akan dijadikan sarana spekulasi. Ambil terlebih dahulu satu jabatan setelah itu mencari peruntungan lagi dengan ikut merebut jabatan lainnya dengan perhitungan siapa tahu berhasil. "Padahal sikap politik seperti itu sangat merugikan rakyat pemilih dan akan mengecewakan pemilihnya, disamping itu juga akan bisa membebani keuangan daerah. Kenapa tidak karena harus ada PAW lagi, nanti ribut-ribut lagi. Lalu kader jadi pecah yang akan mempengaruhi soliditas partai," tegasnya.

Ia pun berpendapat, sebagai kader partai yang benar - benar memiliki militansi yang bagus, dimanapun ditugaskan oleh partai, sudah seharusnya dijalankan dengan sebaik-baiknya. “Begitu juga sebaliknya, sekalipun tidak didudukan maupun menjabat di struktural partai, kader yang baik itu tetap memberikan sumbangsih perhatian demi kemajuan partai,” pungkas Arimbawa.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia