Rabu, 16 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Polisi Jaring Duktang Tanpa Identitas

15 Mei 2019, 21: 10: 43 WIB | editor : Nyoman Suarna

Polisi Jaring Duktang Tanpa Identitas

DIJARING: Penduduk pendatang tanpa identitas di Kelurahan Bebalang, Kecamatan/ Kabupaten Bangli, dijaring polisi, Selasa (14/5) malam. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, BANGLI - Satuan Sabhara Polres Bangli, Selasa (14/5) malam, menjaring empat orang penduduk pendatang (duktang) tanpa identitas. Mereka hanya mengantongi surat keterangan kependudukan yang sudah usang (tidak berlaku), tetapi tidak mengantongi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).

Penjaringan dilakukan di kompleks pemukiman atau kos-kosan di wilayah Kelurahan Bebalang, Kota Bangli. Mereka yang terjaring berasal dari Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka adalah MAB, 26, TDH, 21, NDH, 21, dan NP, 21.

Empat orang tersebut langsung dimintai keterangan. Mereka kemudian didata dan diarahkan supaya segera mengurus adiministrasi. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Agung 2019 yang berlangsung delapan hari sejak 14 Mei lalu.

 "Operasi menyasar peredaran miras, penduduk pendatang, pencurian motor, dan mencegah berbagai bentuk tindakan pidana lain," jelas Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Rabu (15/5).

Terkait sasaran pemberantasan miras, Polres Bangli juga mengamankan belasan botol miras dari salah seorang pedagang di Pasar Kidul, Bangli, Selasa (14/5) pagi. Dalam operasi itu, belasan botol diamankan dan penjual hanya diberikan teguran serta imbauan. 

Jelang Idul Fitri, personel Polres Bangli juga memperketat penjagaan di beberapa Masjid. Personel yang dilibatkan mencapai 40 orang. “Operasi ini mengedepankan tindakan preventif atau pencegahan untuk menjaga situasi tetap kondusif,” tegasnya.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia