Rabu, 16 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Tim Desk Wiltas dan PPKT Kemenkopolhukam Kunjungi Nusa Penida

15 Mei 2019, 21: 31: 00 WIB | editor : Nyoman Suarna

Tim Desk Wiltas dan PPKT Kemenkopolhukam Kunjungi Nusa Penida

KUNJUNGAN: Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta (dua dari kiri) saat menerima kunjungan Asisten Deputi Wilayah Perbatasan Tata Ruang Kemenkopolhukam Yasid Sulistya (dua dari kanan), Rabu (15/5). (HUMAS PEMKAB KLUNGKUNG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SEMARAPURA-Tim Desk Wilayah Perbatasan (Wiltas) dan Pulau-pulau Kecil Terluar (PPKT) Kementerian Koordinasi Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) mengunjungi Pulau Nusa Penida, Rabu (15/5). Kunjungan tim dipimpin Asisten Deputi Wilayah Perbatasan Tata Ruang Kemenkopolhukam Yasid Sulistya, terkait Nusa Penida yang merupakan salah satu pulau terluar di Indonesia.

Sebelum bertolak ke Nusa Penida, rombongan sempat diterima jajaran Pemkab Klungkung dipimpin Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung. Bupati Suwirta berharap tim tersebut melakukan inventarisasi kebutuhan di Nusa Penida, yang kemudian dilaporkan ke pemerintah di pusat.

Menurut Suwirta, kedatangan tim merupakan gayung bersambut dari cita-cita Pemkab Klungkung menuntaskan “telor emas” yang ada di Nusa Penida. Dengan status Pulau Nusa Penida sebagai pulau terluar, pihaknya berharap semua perencanaan, permasalahan dan potensi yang ada mendapat dukungan dari pemerintah di pusat. “Kami pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri,” jelas Suwirta.  

Untuk mengembangkan Nusa Penida, Pemkab Klungkung sudah merancang beberapa infrastruktur, di antaranya Pelabuhan Segitiga Emas dan jalan lingkar. “Nusa Penida memang mempunyai potensi berkembang. Pertumbuhan di sana lebih cepat dari perencanaan. Sekarang lahan kosong, besoknya sudah ada villa,” ujar Suwirta.  

Asisten Deputi Wilayah Perbatasan Tata Ruang Kemenkopolhukam Yasid Sulistya menjelaskan, kedatangannya ke Nusa Penida untuk memantau perkembangan pulau kecil terluar tersebut. Sebab pulau-pulau kecil itu merupakan Kawasan Strategis Tertentu (KST), khususnya di bidang pertahanan dan kedaulatan. “Jangan sampai pulau kecil terluar hilang karena abrasi atau dikuasai negara lain,” katanya. Dalam kunjungan itu, pihaknya melihat pengelolaan yang harus dibenahi. Hasil kunjungan akan dirapatkan di pusat. Di Indonesia, ada 111 pulau-pulau kecil terluar, 42 pulau berpenghuni. Salah satunya Pulau Nusa Penida.

Acara yang digelar di Kantor Bupati Klungkung, Rabu (15/5), juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Klungkung, Kepala Cabang Kejari Klungkung di Nusa Penida A. Luga Harlianto, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klungkung dan undangan terkait lainnya.

(bx/wan/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia