Rabu, 19 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Dua Orang Begal Spesialis Orang Asing Ditangkap di Legian

15 Mei 2019, 23: 01: 05 WIB | editor : Nyoman Suarna

Dua Orang Begal Spesialis Orang Asing Ditangkap di Legian

JAMBRET: Begal spesialis orang asing ditangkap di Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. Tersangka menjambret di banyak lokasi, sasarannya orang asing. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, BADUNG – Dua orang begal spesialis orang asing, I Gede Astawa alias Ode, 24, asal Banjar Griya, Desa Subagan, Kabupaten Karangasem dan I Ketut Agung, 17, asal Desa Munti, Kecamatan Kubu, Kabupaten  Karangasem, ditangkap Tim Opsnal Polres Gianyar bersama Polsek Tegalalang yang diback-up Tim Resmob Dit Reskrimum Polda Bali, Selasa (14/5) sekitar pukul 14.00 Wita. Tersangka ditangkap di Jalan Lebak Bene Legian, tepatnya di Home Stay Suka Beach Inn kamar nomor 2.

Penangkapan tersangka berawal dari laporan korban Susana Simoes Rebelo, 41, asal Afrika Selatan yang menginap di Umah Dauh Home Stay, Jalan Gootama Nomor 16 Ubud , Kabupaten Gianyar, dengan laporan bernomor LP-B/03/V/2019/Bali/Polres Gr/Polsek Tgll, tertanggal 13 Mei 2019.

Kedua tersangka beraksi di Jalan Raya Pujung, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang sekitar pukul 14.00 Wita, mengambil handphone (Hp) korban saat melintas di TKP.

Setelah diselidiki,  diketahui, pelaku berjumlah dua orang dengan mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX hitam. “Keduanya berboncengan lari ke arah Denpasar. Selanjutnya Tim Resmob melakukan penyelidikan di toko-toko handphone di Jalan Teuku Umar. Dari situlah kemudian pelaku teridentifikasi,” ungkap Dir Reskrimum Polda Bali, Kombespol Andi Fairan, Rabu (15/5).

Petugas mendapatkan informasi dari teknisi handphone bernama Dewa Sudana. Bahwa pernah ada temannya bernama Agung menawarkan handphone merek Huawei warna biru dan IPhone XR warna orange. Agung sendiri tidak lain salah satu pelaku begal tersebut. Petugas kemudian memburu Agung di kosannya Jalan Werkudara, Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung.

“Kami tangkap di dalam kamar beserta barang bukti handphone merek Huawei warna biru. Pengakuannya, ia menjambret bersama Gede Astawa alias Ode di beberapa tempat, di antaranya di wilayah Peliatan, Ubud 5 TKP dan 3 TKP di Tegallalang,” jelasnya.

Selanjutnya, petugas melakukan penangkapan terhadap Ode di Jalan Lebak Bene Legian, tepatnya di sebuah Home stay Suka Beach Inn di kamar nomor 2. Pengakuannya kepada petugas, Ode melakukan aksinya bersama rekannya bernama Alex, di antaranya, dua kali di wilayah Seminyak pada Maret, mendapatkan Iphone hitam dan Samsung S8 hitam. Serta di Canggu tiga kali, mendapatkan IPhone X, IPhone 7 dan Huawei.

Hasil jambret tersebut dijual oleh rekannya Alex yang kini masih dalam pengejaran kepada AA Bandung yang tinggal di Jalan Pulau Roti.

“Si Alex dan Bandung masih kami lakukan pencarian. Pelaku mengambil paksa barang-barang korban yang sedang mengendarai sepeda motor. Mereka menggunakan plat motor palsu,” jelasnya.

Beberapa barang bukti yang disita di antaranya Yamaha NMAX warna hitam DK 4444 ABY (plat palsu), IPhone XR warna orange, dua buah Huawei warna biru dan Oppo warna merah marun. Tersangka kini dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

(bx/afi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia