Minggu, 26 May 2019
baliexpress
icon featured
Sportainment

Pelatih Persebaya Siapkan Skema Permainan Berbeda

16 Mei 2019, 10: 09: 38 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pelatih Persebaya Siapkan Skema Permainan Berbeda

Djadjang Nurdjaman (jawapos.com)

BALI EXPRESS, GIANYAR - Persebaya Surabaya akan tampil perdana Liga 1 2019 dengan bertandang ke markas Bali United. Sederet pemain utamanya pun dipastikan absen di laga ini. Meski begitu, Bajul Ijo memastikan telah siap meladeni tuan rumah. Raihan runner up di Piala Presiden 2019 lalu pun menjadi modal berharga menghadapi tuan rumah.

Kelima pemain yang dipastikan absen di laga nanti, diantaranya Misbakus Solikin, Oktafianus Fernando dan Nelson Alom. Tiga pemain yang berposisi di tengah. Lalu ada juga bek Otavio Dutra, dan striker asing Amido Balde. “Walaupun tanpa didukung para pemain tersebut, tentu kami harus siap di pertandingan nanti,” tutur pelatih kepala Persebaya Djadjang Nurdjaman.
Dengan tanpa diperkuat striker murni, skema permainan yang berbeda telah disiapkan. “Untuk kali ini kami tanpa striker murni. Sehingga kami akan melakukan skema permainan serang dengan sedikit berbeda. Untuk merubah skema bermain memang sangat mungkin. Karena kita akan memainkan striker dengan tipikal performa yang berbeda,” ujarnya.
Penerapan skema yang dilakukannya berupa anjuran kepada para pemain Persebaya untuk tampil secara unit atau team, tanpa menonjolkan permainan secara individu. Dia mengaku, Persebaya mempunyai modal tim yang baik. Sehingga Djadjang pun enggan merubah komposisi pemain ketika dilatih pelatih sebelumnya. “Saya hanya memanfaatkan itu untuk menjalankan saja. Hanya saja, dengan lebih mengutamakan cara bermain ball possession, dan dengan sedikit variasi di lini depan. Tapi yang pasti, walaupun nanti akan tampil dengan dua pemain asing dan tidak ada pemain bintang, kami mengandalkan permainan secara unit atau secara tim. Tidak menonjolkan permainan individu,” bebernya.

“Sehingga saya bisa menilai Persebaya memang belum dikatakan kuat. Akan tetapi sudah cukup lumayan untuk bisa mengimbangi penampilan pemain-pemain yang berlabel bintang,” jelasnya.
Djadjang menilai, Bali United adalah lawan yang tangguh. Terlebih ketika Bali United dipimpin pelatih baru yang punya kapabilitas baik. Termasuk sederet pemain baru yang ikut bersama Bali United punya kualitas. Itu berarti, lanjut Djadjang, pihaknya betul-betul dihadapkan dengan tim yang sudah siap untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2019 ini.
“Kita tau, Teco cukup berhasil dengan Persija. Dan datang ke Bali United tetap dengan pemain yang komplit disini. Artinya Teco akan melakukan seperti apa yang dia lakukan di Persija. Saya pikir cara mereka bermain sudah kami amati. Tapi sekali lagi, saya amati Bali United kali ini berbahaya. Dan kalau kami ingin meraih hasil positif, kami harus kerja keras,” tutupnya.

(bx/vir/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia