Kamis, 20 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Sempat Minta Tebusan Rp 6 Juta, Supriyono : Desak Itu Psikopat

17 Mei 2019, 20: 28: 08 WIB | editor : Nyoman Suarna

Sempat Minta Tebusan Rp 6 Juta, Supriyono : Desak Itu Psikopat

TEBUSAN: Kuasa hukum, Supriyono, membenarkan adanya kabar tebusan uang Rp 6 juta per kepala. (AYU AFRIA ULIFA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR – Adanya khabar bahwa sebelum kejadian penganiayaan dengan penyiraman air panas kepada korban Eka Febriyanti, 21, salah satu pelaku meminta tebusan per kepala Rp 6 juta untuk membebaskan korban, dibenarkan oleh Kuasa Hukumnya Supriyono.

“Saya dengar informasi itu, tetapi belum A1 ya. Karena, Sabtu (18/5), rencananya saya mengunjungi keluarganya di Kalisat Jember. Tapi kabar yang saya dapatkan, Om-nya korban ini memang ditelepon oleh Kadek Erik Diantara dan meminta tebusan segitu per kepala. Kira-kira seminggu sebelum penyiraman air panas itu,” ucapnya.

Pihaknya sendiri yang akan memastikan kebenaran khabar tersebut dari keterangan keluarganya nanti, karena orang tua korban sudah berpisah sejak lama. Menanggapi sikap tersangka Desak Made Wiratningsih yang tidak berperikemanusiaan dan diselaraskan dengan keterangan dua korbannya, Supriyono yakin bahwa Desak adalah psikopat.

“Adapun kejadian disiram air panas, itu hanya puncaknya. Kepada saya, korban mengaku bahwa hampir setiap hari dijambak dan dipukul. Bahkan si Santi ini, tanganya sempat ditempelkan teflon panas, kemudian punggungnya dibakar, dijambak. Itu hampir setiap hari. Saat melakukan  penyiksaan, korban saling menyaksikan satu sama lain. Kalau seperti ini, masak bukan psikopat namanya. Psikopat itu,” ujarnya. 

Dikonfirmasi terpisah, Dir Reskrimum Polda Bali Kombespol Andi Fairan mengaku belum tahu adanya kabar tersebut. “Belum ada sampai ke situ. Wah kalau benar, berarti tersangka ini sangat keji,” ucapnya.

(bx/afi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia