Kamis, 20 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Tim TPID Badung Sidak Pasar, Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok

17 Mei 2019, 21: 28: 37 WIB | editor : Nyoman Suarna

Tim TPID Badung Sidak Pasar, Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok

SIDAK: Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melaksanakan sidak ke Bulog Sempidi, dan sejumlah pasar tradisional di Badung, Jumat (17/5). (HUMAS SETDA BADUNG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, MANGUPURA - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dikoordinir Kabag Perekonomian Setda Badung AA Sagung Rosyawati melaksanakan sidak ke sejumlah pasar tradisional di Badung, Jumat (17/5). Sidak menyasar tiga tempat, yaitu Bulog Sempidi, Pasar Desa Adat Blahkiuh dan Pasar Dalung.

Tim TPID Badung terdiri dari Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Perikanan, Dishub, Bagian Humas, Bagian Sumber Daya Alam dan Perumda Pasar Mangu Giri Sedana.

Kabag Perekonomian AA Sagung Rosyawati mengatakan, sidak pasar ini dalam rangka menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga di bulan puasa dan hari raya Idul Fitri tahun 2019. Hal ini juga menindaklanjuti high level meeting TPID Provinsi Bali dan Kabupaten Badung.

 Dari peninjauan ke pasar, terlihat harga komoditas bahan pokok cenderung stabil. “Sebelumnya harga bawang merah dan bawang putih mengalami kenaikan. Per Jumat (17/5) harganya sudah turun dan stabil. Bawang merah sebelumnya mencapai Rp 40 ribu per kilogram, sekarang sudah Rp 20 per kilogram, sedangkan bawang putih sudah Rp 25 ribu per kilogram,”  jelasnya.

Kepala Gudang Bulog Sempidi I Gede Suranaya mengatakan, ketersediaan pangan menyambut hari raya Idul Fitri di gudang Bulog, tidak ada masalah dan sudah siap semuanya. Persediaan, khususnya beras medium dan premium, sudah siap untuk kebutuhan enam bulan ke depan. Begitu pula stok gula, juga aman. “Ketersediaan beras di Bulog jumlahnya sebanyak 1.500 ton, gula 200 ton dan bawang merah 5 ton,” tambahnya.

Soal distribusi bahan pokok, Kadis Perhubungan Badung AA Rai Yuda Dharma memastikan sudah berjalan dengan lancar. Pihaknya akan terus mengawal, sehingga tidak terjadi hambatan-hambatan dalam pendistribusian bahan pokok tersebut.

 “H-5 Lebaran sudah tentu distribusi bahan pokok dari Jawa akan ada pengaturan mengenai keberangkatan angkutan barangnya. Akan ada pengendalian dalam rangka memperlancar arus mudik Lebaran. Terutama bahan-bahan pokok akan bisa masuk ke Bali. Kemudian terkait dengan bahan bangunan, akan dikendalikan, sehingga tidak terjadi hambatan di jalan,” terangnya.

(bx/adi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia