Kamis, 21 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Lompat dari Lantai Tiga, Seorang Bule Perancis Tewas

18 Mei 2019, 17: 12: 57 WIB | editor : Chairul Amri Simabur

Lompat dari Lantai Tiga, Seorang Bule Perancis Tewas

TERJUN BEBAS : Kondisi Borneo Lionel Stephane yang ditemukan sudah tidak bernyawa usai lompat dari lantai tiga di salah satu areal bangunan kosong Jalan Sunset Road pada Sabtu siang (18/5). (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR – Seorang warga negara Prancis, Borneo Lionel Stephane, ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (18/5) sekitar pukul 11.00 di area bangunan kosong Jalan Sunset Road. Tepatnya di depan Restoran Wahaha, Seminyak, Kuta, Badung.

Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup di semak-semak usai melompat dari lantai tiga.

Korban yang diketahui tinggal di Jalan Pelan-pelan Nomor 18 C Banjar Dukuh Sari, Kerobokan Kelod Kuta Utara sempat berteriak sebelum melompat dari gedung kosong.

Hal tersebut disampaikan seorang driver freelance Johanes Paulus Dohol. Menurutnya, sekitar pukul 11.00 saat berada di seberang jalan TKP, tepatnya di Warung Wahaha, dia sempat mendengar teriakan korban.

“Saksi kemudian melihat ke arah TKP dan diberitahu oleh pengemudi Gojek bahwa ada orang jatuh dari gedung kosong tersebut,” terang Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu Ika Prabawa, saat dikonfirmasi.

Satu jam sebelum korban ditemukan meninggal, saksi Egi Gumelar Wahyuni, karyawan Amori, sekitar pukul 10.00 saat sedang bekerja membuat meja.

Saksi melihat korban mondar-mandir sendirian dengan membawa motor NMX abu-abu DK 4324 FAH.

Korban juga sempat berhenti beberapa saat di depan tempat kerja saksi. Hingga kemudian korban mengarah ke gedung kosong tersebut.

“Korban ini berjalan menuju gedung itu. Sepeda motornya diparkir di pinggir jalan depan bangunan kosong,” ucapnya.

Saat ditemukan korban masih memakai baju lengkap, jam tangan, sepatu dan kacamata. Sedangkan barang yang ditemukan petugas di antaranya helm Ink milik korban di lantai tiga bangunan kosong.

Selain itu, dompet hitam berisi uang Rp 2,3 juta dan identitas korban serta handphone merek Samsung. “Belum diketahui motifnya, jenazahnya sudah dibawa ke Sanglah,” terangnya.

(bx/afi/hai/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia