Selasa, 25 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Politik

KMI Gelar Diskusi Peran Literasi Media Menolak Delegitimasi Pemilu

18 Mei 2019, 20: 40: 53 WIB | editor : I Putu Suyatra

KMI Gelar Diskusi Peran Literasi Media Menolak Delegitimasi Pemilu

BALI EXPRESS, JAKARTA - Menyikapi dinamika politik nasional jelang pengumuman resmi hasil pemilu 2019, Kaukus Muda Indonesia (KMI) akan mengadakan diskusi dan buka puasa bersama. Menurut Edi Homaidi, selaku Ketua KMI, diskusinya akan diadakan di kantor KMI, Jl. Salemba Tengah No. 59 B, Jakarta Pusat.

“Senin, tanggal 20 Mei. Jam 15.00 wib. temanya mengenai Peran Literasi Media, Menolak Upaya Delegitimasi Pemilu 2019,” kata Edi saat ditemui di kantornya, Jum’at (17/5).

Edi menjelaskan bahwa diskusi ini sebagai sarana meningkatkan literasi politik masyarakat dalam mengawal demokrasi yang konstitusional. Menurutnya, saat ini masyarakat dibuat bingung dan resah dengan berbagai isu yang disebar di media sosial untuk mengurangi kepercayaan masayarakat terhadap penyelengggara pemilu dan mekanisme hukum.

“Media mempunyai peranan besar bagi ruang partisipasi demokrasi, seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai mata dan telinga masyarakat dalam mengambil kesimpulan berdasarkan informasi dari sumber media kridible, yang betul-betul objektif dan bukan informasi yang manipulatif  bahkan fitnah,” ujar Edi.

Media sosial, kata Edi, banyak diisi dengan provokasi melalui berbagai kemasan narasi yang tujuannya untuk mendelegitimasi penyelenggara Pemilu yaitu KPU maupun hasil Pemilu. Hal itu, menurutnya, harus disikapi dengan tegas, guna tetap menjaga situasi yang kondusif pasca pencoblosan ini.

“Disinilah pentingnya peran media sebagai salah satu instrumen pendidikan politik kewarganegaraan untuk konsisten memberitakan dan memberikan literasi kepada masyarakat. Media harus menyajikan pemberitaan yang mendorong akal sehat masyarakat agar menolak dan tidak terprovokasi berbagai upaya disinformasi yang bertujuan mendelegitimasi hasil proses demokrasi yang sudah berjalan dengan baik, aman dan lancar,” tegasnya.

Aktivis kawakan yang juga dikenal dengan ‘kesabarannya’ itu mengatakan bahwa pada diskusi nanti akan menghadirkan narasumber yang kompeten dan capable sesuai bidang masing-masing.

“Narasumbernya nanti ada Karyono Wibowo (Direktur Eksekutif IPI), Lukman Edi (Politisi PKB), Auri Jaya (Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia), Ikrama Masloman (Peneliti LSI), Mardani Ali Sera (PKS),” pungkas Edi.

(bx/wid/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia