Minggu, 17 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Mandi di Sungai, Petani Tenggelam

19 Mei 2019, 22: 54: 50 WIB | editor : Nyoman Suarna

Mandi di Sungai, Petani Tenggelam

TENGGELAM: Kondisi jenazah korban saat tiba di rumah duka, Sabtu (18/5). (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, TABANAN - Seorang warga asal Banjar Dinas Delod Ceking, Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, mengalami nasib tragis.  Saat hendak mandi di Sungai Yeh Sibuh, Desa Belatungan Kecamatan Pupuan, Sabtu (18/5), warga bernama I Dewa Made Giri Adnyana, 50, yang berprofesi sebagai petani, tenggelam dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Berdasar informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30. Saat itu Dewa Made Giri Adnyana mengajak salah seorang rekannya I Nyoman Urip Naya, 35, mandi di Sungai Yeh Sibuh yang memiliki kedalaman sekitar dua meter. Sebelum itu, keduanya baru selesai memetik kopi di kebun Nyoman Urip sendiri. 

Setelah berada di dalam Sungai Yeh Sibuh, korban sempat berenang. Namun diduga, saat berenang korban kelelahan. Korban sempat meminta tolong kepada Nyoman Urip, namun meskipun Nyoman Urip berusaha menolong, korban tidak bisa diselamatkan sehingga korban langsung tenggelam.

Nyoman Urip yang panik saat itu berusaha meminta pertolongan warga. Sehingga berteriak memanggil saksi I Dewa Putu Juni Artawan, 21, yang kebetulan ada di TKP. Melihat kejadian itu, Juni Artawan langsung menelepon sejumlah warga Banjar Yeh Sibuh, Desa Belatungan untuk datang membantu mengevakuasi korban.

Saat ditemukan, korban sudah tak bernyawa dan selanjutnya dibawa ke rumah duka Banjar Delod Ceking, Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan. 

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis dari Puskesmas Pupuan I, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Sehingga korban diperkirakan meninggal karena kehabisan napas dan tenggelam.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Pupuan, AKP Ida Bagus Mahendra membenarkan perihal peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban yang seorang petani ini meninggal karena tenggelam meskipun sempat ditolong oleh rekanya. "Korban tenggelam saat mandi di Sungai Yeh Sibuh dengan kedalaman 2 meter," ujarnya Minggu (19/5).

Menurutnya, keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Dan sesuai rencana, jenazab korban Giri Adnyana dikubur di Setra Banjar Dinas Delod Ceking, Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan Tabanan, Minggu (19/5).

(bx/ras/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia