Kamis, 20 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Sportainment

Kelanjutan Pembangunan GOR Debes Belum Ada Pemenang Tender

20 Mei 2019, 17: 55: 39 WIB | editor : I Putu Suyatra

Kelanjutan Pembangunan GOR Debes Belum Ada Pemenang Tender

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Pemukimanan (PUPRPKP) Tabanan, I Made Yudiana (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, TABANAN - GOR Debes yang seharusnya rampung sebelum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dimulai bulan September 2019 mendatang hingga kini kelanjutan pembangunannya belum jelas. Sebab hingga saat ini belum ada pemenang tender dari pembangunan tahap II GOR Debes  sejak masuk ke Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) Tabanan lantaran masih dalam proses sanggah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Pemukimanan (PUPRPKP) Tabanan, I Made Yudiana mengungkapkan bahwa saat ini pengerjaan lanjutan GOR masih menunggu proses lelang. Dimana sesuai jadwal saat ini masih dalam tahap masa sanggah sehingga pemenang tender belum ada. "Saat inj masih masa sanggah pemenang sebenarnya belum ada," ungkapnya Senin (20/5). 

Ia menjelaskan jika masa sanggah merupakan masa atau waktu bagi peserta lelang untuk melakukan sanggahan terhadap proses lelang yang telah dilakukan LPBJ apabila menurut penilaian peserta lelang ada yang tidak sesuai ketentuan. "Sehingga kita tunggu dulu masa sanggah selesai baru ada pemenang yang pasti. Setelah itu baru ada tanda tangan kontrak," paparnya.

Saat ditanya apakah pengerjaan GOR bisa tuntas sebelum Porprov dimulai? Yudiana mengaku sebelum bulan September yang dikerjakan memang adalah item untuk kegiatan Porprov.  Dan setelah Porprov akan dikerjakan beberapa item yang memang pengerjaannya dikerjakan setelah Porprov. "Artinya sebelum Porprov kami mengerjakan hal yang prioritas diperlukan dalam Porprov, dan item lain yang belum tuntas dikerjakan setelah Porprov," jelas Yudiana.

Sebelumnya GOR Debes disangsikan tidak bisa tuntas sebelum Porprov Bali 2019 mendatang  lantaran pengerjaan tahap II dengan anggaran Rp 10 miliar dari BKK Provinsi tak kunjung dilakukan. Pasalnya Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) tidak berani memulai proses pelelangan sebelum Perbub tentang standar dokumen pelelangan selesai. Dimana sesuai dengan aturan baru dari Kementrian PUPR ada dokumen tentang pelelangan yang harus ditambahkan agar tidak salah aturan. Kelanjutan pembangunan tahap II ini memfokuskan pengerjaan lantai, bagian tribun, toilet, perpipaan dan listrik.

Sebelumnya diberitakan bahwa GOR Debes dibangun untuk mendukung Porprov 2019 dimana Tabanan menjadi tuan rumah Porprov Bali ke XIV. Pembangunan tahap satu yang difokuskan pada kontruksi sampai atap telah tuntas dilakukan dengan anggaran Rp 15 miliar kucuran dana dari BKK Provinsi.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia