Kamis, 14 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Aksi People Power, Masyarakat Diminta Tenang, Tapi Waspada

20 Mei 2019, 19: 05: 33 WIB | editor : Nyoman Suarna

Aksi People Power, Masyarakat Diminta Tenang, Tapi Waspada

IMBAU: Kabid Humas Polda Bali Kombespol Hengky Widjaja mengimbau masyarakat Bali agar tetap tenang. (AYU AFRIA ULIFA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Aksi People Power menolak hasil penghitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta, 22 Mei, dikatakan tidak berpengaruh terhadap Bali. Bahkan sejauh ini, tidak terlihat adanya tanda-tanda pengerahan massa besar-besaran di Bali.

“Kalau berangkat secara bersamaan atau massal tidak ditemukan. Tapi kalau perorangan, tidak bisa kami pantau,” ungkap Kabid Humas Polda Bali Kombespol Hengky Widjaja, Senin (20/5) siang.

Meski demikian, Polda Bali saat ini masih berstatus siaga, terutama dalam rangka pengamanan Pemilu. Terlebih lagi menjelang Idul Fitri. Jadi, dengan adanya dua kegiatan tersebut, pengamanan yang dilakukan jajaran Polda Bali semakin ditingkatkan. “Sekarang ini Polda Bali status siaga, pengamanan semakin ditingkatkan,” tegasnya.

Pihaknya juga mengimbau melalui media agar masyarakat Bali tetap tenang, namun waspada. Tidak terprovokasi isu tentang People Power. “Karena ada mekanisme yang bisa ditempuh dalam negara demokrasi yang besar seperti Indonesia ini," ucapnya.

Polda Bali akan terus melakukan kegiatan yang bersifat membangkitkan rasa nasionalisme, khususnya pada saat ini, dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-111. Seperti yang diketahui, Pemilu telah dilaksanakan pada 17 April 2019 lalu. Dan saat ini, masih menunggu hasil penghitungan KPU. Namun sejumlah massa berencana menggelar aksi di Kantor Bawaslu dan KPU pusat di Jakarta.

(bx/afi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia