Selasa, 12 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Para Kader Kesal, Bupati Klungkung Dikeluarkan dari Grup WA Gerindra

21 Mei 2019, 18: 12: 40 WIB | editor : I Putu Suyatra

Para Kader Kesal, Bupati Klungkung Dikeluarkan dari Grup WA Gerindra

FOTO BERSAMA: Ketut Juliarta (kanan) saat foto bersama dengan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, SEMARAPURA- Polemik Partai Gerindra dengan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang notabene Dewan Pembina Partai Gerindra Klungkung berlanjut. Percakapan di grup whatsapp (WA) yang bocor ke media diakui Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPC Partai Gerindra Klungkung I Ketut Juliarta, Selasa (21/5).

Juliarta mengakui ada dua percakapan grup WA yang beredar. Yakni percakapan di grup WA Partai Gerindra Bali. Ada juga screenshots grup WA DPC Gerindra Klungkung. Di grup Gerindra Klungkung, Suwirta dikeluarkan dari grup. Pengakuan Juliarta berbeda dengan keterangan Ketua DPC Partai Gerindra Klungkung I Wayan Baru sehari sebelumnya. Baru menegaskan percakapan grup yang beredar itu hoax alias bohong.

Juliarta kepada wartawan menuturkan, Suwirta dikeluarkan dari grup WA DPC Partai Gerindra tidak ada hubungannya dengan yang dibahas di grup WA Partai Gerindra Bali yang pemicunya adalah gara-gara Suwirta bertemu Jokowi Senin (22/4) lalu. Pembahasan di grup itu pada 23 April malam. Juliarta yang ikut dalam grup mengatakan, pembahasan itu urusan internal partai. Ia pun membantah ada hujatan di sana.

Sedangkan Suwirta dikeluarkan dari grup WA DPC Gerindra Klungkung dilakukan pada 18 April 2019 atau sehari setelah pencoblosan. Jualirta mengaku “menendang” Suwirta dari grup tersebut karena kader, maupun caleg Partai Gerindra Klungkung kesal dengan Suwirta. Bupati Klungkung dua periode tersebut dinilai tidak maksimal berbuat untuk partai, maupun para caleg Gerindra pada pemilu. Padahal saat Pilkada Klungkung 2018, lanjut politikus asal Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan itu, Partai Gerindra berjuang keras memenangkan Suwirta.  

“Sejeleknya Gerindra dan Prabowo lah yang paling berjasa. Atas nama besar Suwirta seperti sekarang, sudah jelas Gerindra yang mengusung dan Prabowo yang membiayai,” ujar caleg yang lolos ke kursi DPRD Bali dapil Klungkung tersebut.

Ia pun menegaskan bahwa percakapan grup WA itu urusan internal Partai Gerindra. Ia heran ada oknum menyebarkan percakapan tersebut. Pihaknya menduga ada yang sengaja membenturkan Partai Gerindra dengan Suwirta.

“Seharusnya gak disebar kayak gini,” tandas politikus yang juga anggota DPRD Klungkung itu.

Pihaknya sudah tahu yang screenshot percakapan itu. Belum ada keterangan dari Suwirta terkait hal itu. Suwirta belum bisa dikonfirmasi karena masih cek kesehatan di Malaysia. Informasinya Suwirta balik ke Pulau Dewata pada Kamis (23/5).

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia