Rabu, 26 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Gali Lubang Tutup Lubang, Pelaku Penggelapan di Tujuh TKP Diamankan

21 Mei 2019, 19: 30: 44 WIB | editor : Nyoman Suarna

Gali Lubang Tutup Lubang, Pelaku Penggelapan di Tujuh TKP Diamankan

NEKAT: Gali lubang tutup lubang, Ni Putu Yuni Setuti Ningsih nekat gelapkan kamera. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Tim Opsnal Polsek Denpasar Barat mengamankan pelaku penggelapan tujuh TKP  bernama Ni Putu Yuni Setuti Ningsih, 25, pada Sabtu (11/5) pukul 03.00 di rumah saudaranya yang beralamat di Jalan Wayan Gentuh Dalung, Kuta Utara.

Berdasarkan LP/49/V/2019/Bali/Resta Dps/Sek Denbar tertanggal 6 Mei 2019 dengan TKP di Jalan Gunung Guntur Gang VI Nomor 3 Denpasar Barat, disebutkan pukul 17.00 pelaku yang tinggal di Jalan Irawan Gang IV Nomor 16 Ubung Kaja mendatangi rumah korban I Gede Herman Agus Wijaya untuk menyewa kamera dengan ongkos sewa Rp 150 ribu per hari.

"Tersangka juga menjaminkan STNK sepeda motor. Kemudian korban menelepon tersangka, ternyata nomornya tidak aktif, sehingga korban mengalami kerugian Rp 10,7 juta. Lalu korban melapor ke kami," ucap Kapolsek Denpasar Barat AKP Johanes H. Widya Dharma Nainggolan pada Selasa (21/5).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek Denpasar Barat melakukan penyelidikan. Pada Sabtu (11/5) pukul 03.00 pelaku ditangkap di rumah saudaranya di Jalan Wayan Gentuh Dalung, Kuta Utara. Untuk kemudian digiring ke Mapolsek Denpasar Barat.

 "Modusnya melakukan penyewaan dan dia menggadaikanya. Pelaku ini gali lubang tutup lubang," ujarnya.

Beberapa TKP yang diakui tersangka, di antaranya empat TKP di wilayah Denpasar Barat yakni Jalan Gunung Guntur, Jalan Irawan, Jalan Kebo Iwa dan Jalan Teuku Umar. Lainnya dua TKP di wilayah Klungkung dan satu TKP di wilayah Kuta Utara.

Barang bukti yang diamankan berupa empat buah kamera digital, di antaranya sebuah kamera Canon yang disewan dari Anak Agung Made Bagus Surya dengan TKP Jalan Gunung Guntur. Dua kamera Canon 1100 D yang disewa dari Herman, TKP Jalan Irawan, serta satu buah Canon 650 D yang disewa dari Agus Adi di Jalan Kebo Iwa.

"Untuk TKP selain Denpasar Barat, masih didalami. Korban dan pelaku  tidak saling kenal. Hanya lihat di internet jasa menyewa," tandasnya.

(bx/afi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia