Rabu, 19 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Dewan Rampungkan Ranperda RDTR, Ring Road Kuta Utara Dibatalkan

21 Mei 2019, 22: 17: 32 WIB | editor : Nyoman Suarna

Dewan Rampungkan Ranperda RDTR, Ring Road Kuta Utara Dibatalkan

RAPAT: DPRD Badung menggelar rapat tentang Rancangan Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Kecamatan Kuta dan Kuta Utara, Senin (20/5). (HUMAS DPRD BADUNG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, MANGUPURA - Rancangan Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Kecamatan Kuta dan Kuta Utara akhirnya dirampungkan pembahasannya oleh legislator Badung, Senin (20/5). Ada sejumlah poin yang disepakati dalam pembahasan RDTR dua wilayah tersebut, di antaranya penetapan garis sempadan pantai, dan mengubah kawasan jalan komersial masuk ke pantai menjadi kawasan perdagangan dan jasa.

Ketua DPRD Badung Putu Parwata yang memimpin jalannya rapat penyelesaian ranperda tersebut, Selasa (21/5) mengatakan, dari beberapa kali kajian ranperda ini, sudah selaras dengan kondisi di lapangan. Kini tinggal melakukan percepatan ke pusat, yakni Kementerian Agraria dan Tata Ruang untuk segera bisa disahkan ranperda tersebut.

 “Untuk di Kuta Utara, rencana ring road kami pastikan batal, melihat kepadatan rumah penduduk di sana. Namun kami tetap akan konsultasikan ke Kementerian Agraria, ke mana arah jalan arternatif untuk memecah kemacetan di Kuta Utara. Kami arahkan ke pinggir pantai dan masuk melalui wilayah Kecamatan Mengwi,” ujarnya.

Lebih lanjut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung ini mengatakan, untuk sempadan pantai juga telah diatur dalam ranperda ini, yakni 100 meter. “Penetapan renperda ini muaranya adalah untuk mendorong investasi bagi masyarakat,  sehingga potensi peningkatan ekonomi Kabupaten Badung meningkat. Kami target bulan Juli.  Kami sudah beri tahu pihak Kementerian Agraria dan Tata Ruang untuk perubahan RDTR wilayah Kuta dan Kuta Utara,” tegas politisi asal Desa Dalung tersebut.

Rapat untuk merampungkan Ranperda RDTR Kuta dan Kuta Utara tersebut dihadiri Ketua Pansus RDTR Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Badung Made Agus Aryawan, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

(bx/adi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia