Rabu, 13 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Rentan Rabies, Masih Banyak Warga yang Buang Anjing Sembarangan

22 Mei 2019, 11: 32: 41 WIB | editor : I Putu Suyatra

Rentan Rabies, Masih Banyak Warga yang Buang Anjing Sembarangan

Ilustrasi (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, SEMARAPURA- Setelah ada korban meninggal karena rabies Anak Agung Gede Karyawan alias Gung Ode, 22, Dinas Pertanian Klungkung langsung melakukan eliminasi anjing liar di kawasan korban digigit, yakni wilayah Kaliunda, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Klungkung. Delapan ekor anjing dieliminasi. Sampel otaknya dibawa ke laboratorium untuk mengetahui rabies atau tidak. “Hasilnya belum keluar,” ujar Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida ditemui di kantornya, Selasa (21/5) kemarin.

Terlepas dari hasil itu, sebagai antisipasi korban rabies bertambah, Juanida berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya rabies. Misalnya tidak mengabaikan sekecil apapun gigitan anjing. Begitu digigit harus diperiksakan secara medis, supaya segera divaksin. “Saya yakin sebagian besar masyarakat paham bahaya rabies, tapi banyak tidak menyadari bahwa gigitan kecil bisa berdampak fatal,” terang Juanida.

Selain itu, masih banyak masyarakat yang seenaknya membuang konyong (anak anjing) di beberapa tempat. Misalnya di sungai, tempat pembuangan sampah, atau tempat lainnya. Padahal membuang konyong sembarangan bisa menjadi awal penyebaran rabies. Sebab konyong tersebut akan menjadi anjing liar. Anjing liar sangat rentan tertular rabies.

Tidak hanya itu, anjing peliharaan yang sering diliarkan juga menjadi rentan rabies karena bisa saja kontak dengan ajing liar yang kena rabies. Data yang didapat Bali Express (Jawa Pos Group), sudah ada 4 kasus gigitan anjing rabies tahun ini. Satu orang meninggal dunia, yakni Gung Ode. Pada 2018 terdapat 11 kasus gigitan anjing rabies. Semuanya selamat karena cepat ditangani. “Eliminasi sudah. Vaksinasi juga sudah rutin. Tapi masih ada kasus. Sekarang butuh kesadaran masyarakat terhadap bahaya rabies,” tandas Juanida.

Seperti diketahui, seorang warga Puri Satria Kawan, Dusun Peninjauan, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Anak Agung Gede Rai Karyawan alias Gung Ode meninggal di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Klungkung, Minggu (19/5) sekitar pukul 20.19. Remaja tersebut meninggal dunia karena rabies. Ia digigit konyong di wilayah Kaliuda sekitar tiga bulan lalu. Digigit pada jari manis tangan kirinya. Setelah digigit tidak pernah disuntikkan vaksin. Serangan virus mulai terasa Sabtu (18/5) lalu. Korban ngamuk, tidak bisa menelan air, dan takut sinar sebagaimana ciri-ciri rabies.

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia