Rabu, 19 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Ketua DPRD Badung Temui Pimpinan PLN Wilayah Bali

Pastikan Daya Listrik Sokong Pariwisata

23 Mei 2019, 21: 45: 44 WIB | editor : Nyoman Suarna

Ketua DPRD Badung Temui Pimpinan PLN Wilayah Bali

AUDIENSI: Ketua DPRD Badung Putu Parwata (kiri) saat audiensi dengan General Manager PLN Wilayah Bali Nyoman Astawa (kanan), Kamis (23/5). (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, MANGUPURA - Guna mendorong kemajuan pariwisata di Kabupaten Badung, Ketua DPRD Badung Putu Parwata tak henti-hentinya melakukan terobosan. Kali ini dia menemui pejabat Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Bali. Tujuannya untuk meningkatkan daya dukung pariwisata Badung, dalam hal ini di bidang kelistrikan.


Parwata, Kamis (23/5) mengatakan, untuk meningkatkan investasi di Kabupaten Badung, pemerintah harus melakukan pendekatan di berbagai lini, baik pihak swasta, nasional, maupun asing. Salah satunya adalah listrik, sebagai daya dukung vital dalam kehidupan, termasuk pariwisata.

Kemandirian kelistrikan di Badung, menurutnya, perlu ditindaklanjuti sehingga daya dukung pariwisata serta investasi bisa dijabarkan ke depannya. “Apakah daya dukung listrik PLN sudah terpenuhi di Badung, dan ini kami upayakan bisa ditingkatkan. Dari data-data yang kami miliki tahun 2018, jumlah total investasi asing di Badung USD 327 ribu, dari sejumlah sektor. Dan secara total, baik asing maupun lokal mencapai Rp 4,8 triliun,” ujarnya.


Lebih lanjut, politisi asal Desa Dalung ini mengatakan, saat audiensi pihaknya diterima General Manager PLN Wilayah Bali Nyoman Astawa. Menurut Parwata, pihak PLN mengapresiasi kunjungan pemerintah Kabupaten Badung.

 “Dengan adanya peningkatan investasi, yang harus dijaga adalah kemandirian listrik, air dan sarana dan prasarana lainnya. Sehingga data-data ini pasti ditanyakan investor. Jadi kami ingin meyakinkan pihak PLN wilayah Bali menjaga ketersediaan listrik  di Badung,” terang Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung tersebut.


Investor, lanjut Parwata, tidak saja melihat potensi usaha tersebut menguntungkan, tapi juga melihat ketersediaan fasilitas yang ada di suatu wilayah setempat. “Faktor fasilitas tambahan ini juga perlu kita perhitungkan dalam menjaga investasi di Badung tetap stabil, bahkan bisa meningkat, di samping faktor keamanan serta potensi wilayah,” tandasnya.

(bx/adi/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia