Rabu, 26 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Giliran Tiga Warga Dawan Kelod Digigit Anjing Rabies

24 Mei 2019, 12: 13: 26 WIB | editor : Nyoman Suarna

Giliran Tiga Warga Dawan Kelod Digigit Anjing Rabies

ELIMINASI – Salah satu upaya mencegah penularan rabies adalah dengan melakukan eliminasi terhadap anjing yang positif terjangkit rabies. (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SEMARAPURA - Kabupaten Klungkung belum bisa bebas dari anjing rabies, menyusul kasus anjing rabies yang kembali ditemukan di beberapa daerah. Terbaru, anjing positif rabies ditemukan di Desa Dawan Kelod, Kecamatan Dawan, Klungkung. Bahkan anjing liar itu diketahui rabies berawal dari tiga warga yang digigit secara bergiliran.

Mereka yang digigit anjing rabies itu adalah Komang Budiarta yang digigit Senin (13/5) lalu. Saat itu anjing tersebut masih dibiarkan. Warga tidak curiga rabies, karena anjing itu baru saja melahirkan. Dikira hanya sensitif biasa. Ternyata anjing itu berulah lagi, menggigit warga lain, yakni Komang Sadiawati pada Selasa (21/5) lalu. Bahkan keesokan harinya, anjing tersebut kembali menggigit Komang Nopa, warga lainnya. Setelah kejadian beruntun, warga akhirnya melaporkan ke Dinas Pertanian.

 “Yang digigit semua orang dewasa. Setelah mendapat laporan, anjing itu langsung dieliminasi. Ternyata hasil lab menyatakan positif rabies,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung Anak Agung Raka Arnawa, Kamis (23/5).

Sebelumnya, anjing rabies juga ditemukan di Desa Akah, Klungkung yang juga sempat menggigit tiga warga setempat Selasa (21/5) lalu. “Sama dengan di Dawan Kelod, ajing itu juga positif rabies,” tegasnya.

Menyikapi rabies di Akah, petugas dari Dinas Pertanian langsung melakukan eliminasi terhadap 11 ekor anjing yang dicurigai sempat melakukan kontak dengan anjing rabies. Puluhan anjing juga disuntik vaksin di daerah tersebut. “Kalau yang di Dawan belum kami lakukan eliminasi,” terangnya.

Menyikapi kasus rabies, bahkan sampai merenggut nyawa warga Dusun Peninjauan, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, beberapa waktu lalu, Raka Arnawa menegaskan, pentingnya peran masyarakat untuk mewujudkan Klungkung bebas kasus rabies.

Pemerintah sudah terus berupaya, di antaranya vaksinasi massal yang dilakukan rutin tiap tahun. Selain itu juga dengan eliminasi terhadap anjing yang dicurigai rentan rabies. “Sosialisasi antisipasi anjing rabies sudab sering. Sekarang tinggal kesadaran masyarakat melakukan antisipasi,” tandasnya.

(bx/wan/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia