Kamis, 20 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Terkait Mundurnya Suwirta, Gerindra Klungkung Rapat Konsolidasi

24 Mei 2019, 22: 38: 54 WIB | editor : Nyoman Suarna

Terkait Mundurnya Suwirta, Gerindra Klungkung Rapat Konsolidasi

Ketua DPC Partai Gerindra Klungkung I Wayan Baru (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

BALI  EXPRESS, SEMARAPURA -  Partai Gerindra Klungkung mengagendakan rapat konsolidasi politik, Minggu (26/5). Salah satu agenda rapat tersebut adalah menyikapi mundurnya kader I Nyoman Suwirta yang juga bupati Klungkung. Rapat melibatkan pengurus PAC, DPC dan Fraksi Gerindra DPRD Klungkung yang akan dilaksanakan di Sekretariat DPC Gerindra Klungkung, Jalan Ngurah Rai, Semarapura. 

Ketua DPC Partai Gerindra Klungkung I Wayan Baru membenarkan jadwal rapat itu. Namun ia membantah agenda rapat untuk menyikapi mundurnya Suwirta sebagai dewan pembina Partai Gerindra Klungkung. "Rapat biasa. Tidak ada soal Suwirta. Saya belum membuat konsep rapatnya," ujar ketua DPRD Klungkung tersebut, Jumat (24/5).

Baru menegaskan bahwa sikap Suwirta mundur tidak akan berpengaruh besar terhadap eksistensi Gerindra di Klungkung. Meskipun Suwirta tak lagi menjadi bagian dari Gerindra, Baru memastikan bahwa Dewan Klungkung dari Fraksi Gerindra tetap mengawal kebijakan Bupati Suwirta yang pro rakyat. "Kalau dianggap tidak bagus, kami akan kritisi," tandas Baru.

Kepastian rapat Minggu (26/5) ,  terkait mundurnya Suwirta, dibenarkan Ketua Fraksi DPRD Klungkung Anak Agung Gede Sayang Suparta. Dikonfirmasi melalui sambungan telepone, pihaknya menegaskan, rapat itu memang jadwal rutin DPC Gerindra. "Salah satunya terkait itu, Suwirta mundur," kata Sayang Suparta.

Ia mengatakan, mundurnya Suwirta dari partai besutan Prabowo Subianto tersebut merupakan hal biasa dalam berpartai. Itu bukan hal yang heboh. "Saya hanya berdoa, bagaimana seorang anak tidak melupakan ibu yang telah melahirkannya," jelas dia. 

Sama halnya dengan Baru, Sayang Suparta menegaskan bahwa Fraksi Gerindra tidak akan sentimen terhadap kebijakan Bupati Suwirta. Jika memang programnya baik untuk kesejateraan masyarakat, maka Gerindra akan mendukung. Sebaliknya, program yang tidak bagus, akan  dikritisi. "Dari dulu Fraksi Gerindra begitu. Program yang baik, kami apresiasi. Yang tidak bagus, kami kritisi," ungkapnya.

Seperti diketahui, Suwirta memutuskan mundur dari Gerindra karena ingin fokus menjadi bupati, yakni menjalankan program yang berpihak pada kepentingan masyarakat Klungkung. Sebelum mengajukan surat pengunduran diri, beredar dua jenis screenshots grup whatsapp (WA) terkait Suwirta. Yaitu Suwirta dikeluarkan dari grup WA DPC Gerindra Klungkung, dan grup WA Partai Gerindra Bali yang membicarakan Suwirta menghadiri undangan Presiden Joko Widodo beberapa hari setelah pencoblosan Pemilu 2019.

(bx/wan/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia