Rabu, 16 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Features

Dari Hobi Bonsai, Dulu Jual Ratusan Ribu, Kini Bisa Puluhan Juta

26 Mei 2019, 15: 45: 38 WIB | editor : I Putu Suyatra

Dari Hobi Bonsai, Dulu Jual Ratusan Ribu, Kini Bisa Puluhan Juta

BONSAI: Penggemar bonsai, Yusup tengah merawat bonsai miliknya di Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Minggu (26/5). (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, GIANYAR – Setiap orang pastinya memiliki hoby yang berbeda, bahkan masing-masing orang bisa memiliki hoby lebih dari satu. Seperti Yusup asli Jember, Jawa Timur telah menekuni hobyanya membuat bonsai sejak tahun 1977 lalu.  Hal itu ia jelaskan kepada Bali Express (Jawa Pos Group) saat ditemui di tempatnya merawat bonsai di Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring, Minggu (26/5).

“Saya sejak kecil memang suka tanaman, sehingga pada tahun 1977 saya lihat teman membuat bonsai. Sampai sekarang hoby saya  ini bisa dikatakan sebagai pekerjaan, bahkan tidak sempat saya bekerja di tempat lain selain mengurus bonsai,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusup mengaku saat ini hanya mengkoleksi sekitar 90 bonsai. Lantaran beberapa bonsai  yang telah ikut pameran sudah laku, sehingga saat ini koleksi bonsainya semakin menipis. Ia pun mengatakan sejak tahun 1977 lalu berbagai macam bonsai sempat dimilikinya.

“Kalau dihitung sejak tahun 77, berbagai jenis bonsai sudah saya punya. Tapi sudah ada yang laku juga,  dulu itu harganya sekitar Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu saja. Sampai saat ini harga bonsai sampai puluhan juta. Saya sempat jual sekitar Rp 15 juta hingga Rp 75 juta.  Itu pun dampak dari pelaksanaan pameran, karena banyak yang datang. Berarti penggemar bonsai saat ini memang sudah menjamur,” terang Yusup.

Dia pun menjelaskan dalam merawat bonsai tidaklah susah baginya. Melainkan harus rajin menyiram dan memotong daun dan ranting yang sudah menjalar saja. Selain itu ia menyarankan agar selalu diberiakn pupuk, sehingga hidup tanaman kerdil tersebut bisa tumbuh bagus.

“Rawat untuk mempangkasnya itu tidak harus setiap hari, sewaktu-waktu boleh. Asalkan jangan sampai kekurangan air. Kalau untuk menyiramnya paling bagus dua kali dalam sehari, pagi dan sore. Dipastikan tumbuhnya pasti akan bagus,”  tandasnya.

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia