Rabu, 19 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Sportainment

Kirim 390 Atlet, Buleleng Target 65 Emas dan Masuk 3 Besar Porjar Bali

26 Mei 2019, 15: 50: 22 WIB | editor : I Putu Suyatra

Kirim 390 Atlet, Buleleng Target 65 Emas dan Masuk 3 Besar Porjar Bali

ATLET PORJAR: Pelepasan ratusan atlet dari Kontingen Buleleng di Kantor Lobi Wisma Atiti Pemkab Buleleng untuk berlaga di ajang Porjar Provinsi Bali. (I PUTU MARDIKA BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Pekan Olah Raga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali yang diselenggarakan di Denpasar terhitung tanggal 26-31 Mei 2019 segera dilaksanakan. Dalam ajang ini, Kontingen Buleleng yang menerjunkan sebanyak 390 atlet menarget finish di urutan tiga besar dengan raihan 65 medali emas.

Pelepasan ratusan atlet ini dilakukan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Buleleng,Gede Suyasa yang mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Seremonial pelepasan dilangsungkan di Lobi Athiti Wisma, Kantor Bupati Buleleng, Minggu (26/5).

Ketua Kontingen, Gde Dharmaja menyebut keikutsertaan Buleleng di  ajang ini sebagai wahana untuk menyalurkan minat dan bakat siswa di bidang olahraga. Selain itu, Porjar juga dijadikan momentum untuk mencetak calon atlet agar mampu berprestasi di tingkat daerah.

Lanjut Dharmaja, ratusan atlet ini didampingi oleh 94 orang pelatih dan pantia 38 orang.“Target kami meraih 65 medali emas. Dimana, 75 persen dari jumlah atlet Buleleng ditargetkan berhasil meraih medali” ujar  Dharmaja, Minggu siang.

Imbuh Dharmaja, Kontingen Buleleng ratusan atlet tersebut diterjunkan di 26 cabang olah raga yang dipertandingkan. Seperti Atletik, Bulutangkis, Catur, Renang, Senam, Sepak Takraw, Tenis Lapangan, Tenis Meja, Taekwondo, Bola Voli, Voli Pasir, Bola Basket, Panjat Tebing, Karate, Sepak Bola SMA, Kriket, Tarung Derajat, Woodball, Gate Ball, Panahan, Dansa, Kempo, Balap Sepeda dan Petanque.

Sementara itu, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Buleleng, Gede Suyasa mengatakan persiapan yang dilakukan pada tahun ini lebih panjang dari tahun lalu yang relatif lebih singkat.

Pasalnya, Porjar tingkat Kabupaten dilaksanakan pada bulan Oktober-November lalu. Sehingga memiliki waktu yang lebih terhitung Januari hingga pertengahan Mei untuk memilih atlet.

Disinggung terkai target, Suyasa menyebut harus secara berjenjang dan bertahap. Dari segi jangka pendek, dilihat dari skemanya, tahun ini masih tetap di peringkat ketiga. Ada kemungkinan dua tahun lagi bisa masuk di angka 77 medali emas untuk bisa masuk di peringkat kedua. “Itu gradual nya lima tahunan,” tutup Gede Suyasa. 

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia