Jumat, 06 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Bus Sekolah Denpasar Makin Diminati, Angkut 12 Ribu Penumpang Sebulan

02 Juni 2019, 22: 47: 59 WIB | editor : Nyoman Suarna

Bus Sekolah Denpasar Makin Diminati, Angkut 12 Ribu Penumpang Sebulan

MAKIN DIMINATI: Para siswa dengan teratur menaiki bus sekolah di depan SMPN 3 Denpasar. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR –Bus sekolah Denpasar yang sudah beroperasi  sejak tahun 2017, ternyata makin diminati para siswa. Disebutkan, dalam sebulan jumlah penumpang yang diangkut mencapai 12 ribu siswa, lantaran dalam sehari bus-bus sekolah tersebut bisa mengangkut 500 hingga 800 penumpang.

I Wayan Ardiarta, Kasubag UPT Pelayanan Transportasi Darat saat ditemui di kantornya mengatakan, bus sekolah Denpasar ada di tiga kecamatan, kecuali Denpasar Selatan. “Untuk saat ini, wilayah Denpasar Selatan belum ada. Sebenarnya masih banyak yang menunggu, sekitar 1.200 murid, tetapi belum bisa kami layani,” terangnya.

Dia menerangkan, setiap harinya, bus sekolah Denpasar bisa melayani 500 hingga 800 anak sekolah, baik SD dan SMP. “Kami menargetkan seluruh Kota Denpasar bisa kami layani. Saat ini masih terkendala armada. Bus sekolah yang kecil berjumlah enam, yang besar ada dua buah. Kami berencana mengajukan yang sedang. Karena melihat medan penjemputan harus masuk ke jalan-jalan kecil,” terangnya.

Disinggung mengenai jumlah penumpang dalam sebulan, dipaparkan Ardiarta, dengan jumlah penumpang per hari bisa mencapai 500-an anak. Maka dalam sebulan jumlah siswa yang diangkut bisa mencapai 8 ribu anak.

“Itu untuk saat bulan April. Tapi April termasuk sepi karena ada ujian. Kalau pas ramai bisa di atas 8 ribu. Bahkan bisa mencapai 12 ribu penumpang per bulan,” terangnya seraya menegaskan, penumpang tersebut paling banyak datang dari pelajar SD.

“Bus sekolah ini kan sudah beroperasi dari tahun 2017. Nah baru dua tahun, tetapi peminatnya sudah seperti ini,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan menerangkan, keberadaan bus sekolah ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, khususnya roda dua. Terlebih para siswa belum pula memiliki surat izin mengemudi (SIM). “Dengan adanya bus sekolah, murid-murid terjaga keselamatannya. Karena mereka merupakan tunas bangsa generasi penerus kita,” ucapnya.

(bx/wid/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia