Jumat, 20 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Lebih Santai Belanja Oleh-oleh di Pasar Seni Kumbasari

04 Juni 2019, 11: 21: 03 WIB | editor : I Putu Suyatra

Lebih Santai Belanja Oleh-oleh di Pasar Seni Kumbasari

SANTAI : Pasar Kumbasari, salah satu tempat wisatawan asing dan domestik untuk mencari Oleh oleh. Selain lokasinya dekat dengan pusat Kota Denpasar, juga lebih nyaman dan santai karena banyak pilihan tersedia, temasuk untuk kebutuhan grosiran. (KUSUMA YONI/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Meskipun toko Oleh-oleh di Bali sangat banyak, namun pasar tetap jadi target tempat belanja wisatawan. Bahkan, banyak wisatawan yang berlibur  secara mandiri lebih menyukai berbelanja Oleh-oleh di pasar tradisional.

Pulau Bali memiliki banyak sekali  destinasi pasar tradisional sebagai tempat belanja Oleh-oleh. Salah satunya adalah Pasar Kumbasari yang berlokasi di Jalan Gajah Mada Denpasar.


Soal Oleh-oleh, Pasar Kumbasari memang punya riwayat khusus. Di masa lalu, tepatnya tahun 1970 hingga akhir 1990 an, Pasar Kumbasari masih menjadi satu-satunya pusat Oleh-oleh terbesar di Bali.  "Pada masa jayanya, sekitar tahun 1980-an, Pasar Kumbasari, juga menjadi pusat gaya hidup masyarakat di Bali," jelas  Widya Astuti, salah seorang pedagang di Pasar Kumbasari, ketika ditemui Bali Express ( Jawa Pos Group) beberapa waktu lalu.


Lantas, bagaimana kondisi Pasar Kumbasari saat ini? Diceritakan Widya, Pasar Kumbasari masih tetap menjadi pasar Oleh-oleh, baik bagi wisatawan asing dan domestik.


Sebagai pasar Oleh-oleh, Pasar Kumbasari memiliki beragam jenis Oleh-oleh khas Bali, mulai dari baju barong, mukena, beragam jenis sling bag, hingga produk aksesoris seperti kalung, gelang hingga anting-anting. Selain itu, ada juga produk kerajinan seperti ukiran, gerabah hingga lukisan.


Jenis Oleh-oleh yang diminati  wisatawan  juga beragam. Namun, jenis produk yang tidak lekang dan selalu menjadi best seller setiap tahunnya adalah fashion, yakni baju Bali dan pernak-pernik seperti gantungan kunci.


Jenis produk ini, lanjut Widya, diminati selain harganya yang terjangkau, juga karena produk ini menjadi ciri khas bagi wisatawan. "Produknya lebih mudah dibawa dan tidak memerlukan banyak ruang penyimpanan, sehingga memudahkan wisatawan  mengemasnya," paparnya.


Selain kedua jenis produk tersebut, ada beberpa jenis produk Oleh-oleh yang juga menjadi incaran wisatawan  yang sedang menjadi tren di media sosial.


Seperti sling bag rotan, tas enceng gondok hingga totte bag dengan beragam jenis motif lukisan dan warna yang menarik.  Widya mengakui jika permintaan ragam Oleh-oleh ini tidak saja datang dari pasar eceran, namun juga datang dari pasar grosir.


Widya menambahkan, produk Oleh-oleh yang dijual  hampir seluruhnya merupakan produk kerajinan yang dihasilkan  perajin yang berasal dari seluruh Bali. "Produk aksesoris jenis gantungan kunci dan kerajinan perak  dihasilkan perajin dari Kabupaten Gianyar. Sedangkan untuk tas ata merupaka kerajinan yang dihasilkan perajin di Kabupaten Karangasem," paparnya.


Produk kerajinan yang dijual di Pasar Kumbasari dijual dengan harga relatif terjangkau, mulai dari Rp 2000 sampai dengan jutaan rupian. Harganya disesuaikan dengan jenis dan bahan yang digunakan untuk membuat produk kerajinan tersebut



Belanja di Pasar Lebih Santai dan Bisa Nawar


Santhi, salah seorang wisatawn asal Jakarta yang ditemui di Pasar Kumbasari, mengaku lebih suka belanja Oleh-oleh di pasar karena aktivitas belanja  bisa lebih santai. "Jika di toko Oleh-oleh, gregetnya kurang. Belanja di pasar Oleh-oleh bisa sekalian jalan-jalan," jelasnya.

Belanja Oleh-oleh di pasar diakui Santhi menyenngkan, karena dalam proses transaksinya bisa tawar menawar barang yang dibeli.

Santhi mengaku cukup sering berlibur ke Bali. Dalam satu tahun bisa datang ke Bali dua sampai tiga kali. Selain mengunjungi Pasar Kumbasari, pihaknya juga sering mengunjungi pasar Oleh-oleh lainnya di Bali.
Namun, Pasar Kumbasari menjadi destinasi tetapnya ketika datang ke Bali . "Lokasi Pasar Kumbasari paling dekat dengan tempat saya menginap. Selain itu, jenis produk Oleh-oleh yang saya cari selalu tersedia dalam jumlah banyak," paparnya.

(bx/gek/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia