Selasa, 12 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

TPA Temesi Terbakar Minggu Malam

10 Juni 2019, 17: 46: 36 WIB | editor : I Putu Suyatra

TPA Temesi Terbakar Minggu Malam

TPA: Suasana TPA Temesi pasca mengalami kebakaran, Senin (10/6). (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, GIANYAR - Tempat Penampungan Akhir (TPA) Temesi mengalami kebakaran luasnya sekitar 5 are pada Minggu malam (9/6). Meski tidak mengalami kerugian jiwa maupun materiil, namun petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar menghabiskan waktunsekitar 3 jam lebih  untuk memadamkan api yang menyala. Sehingga berdampak dengan truck pengangkut sampah mengantre sepanjang 1 kilometer. 

Dikonfirmasi Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Gianyar, I Made Watha menjelaskan pihaknya mengerahkan tiga unit mobil pemadam, dengan 20 personil untuk memadamkan api yang ada di TPA tersebut. "Begitu menerima laporan, tim dengan cepat dikerahkan ke TPA Temesi,"  terangnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group), Senin (10/6).

Dalam kesempatan itu ia juga mengakui proses pemadaman berlangsung lancar. Sehingga  sampai memakan waktu  sekitar 3 jam lebih untuk memadamkan api agar tidak melebar. Hal ini dikarenakan luas areal yang terbakar mencapai sekitar 50 are. Mengingat yang terbakar adalah sampah yang dari berbagai bahan mudah terbakar. " Sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar 3 jam lebih," ucapnya  

Sedangkan dikonfirmasi Kapolsek Gianyar, Kompol Ketut Suastika mengaku telah mendatangi TPA Temesi dari Minggu malam hingga Senin dini hari. Pihaknya juga melakukan olah TKP, namun belum bisa memastikan penyebab terbakarnya TPA tersebut. "Saya hanya mendatangi TKP belum sampai penyelidikan," imbuhnya. 

Ia pun menjelaskan pada lokasi tersebut merupakan tumpukan sampah, diperkirakan ada gas yang memicu kobaran api di sana. "Kalau sampah kemungkinan ada gas yang memicu, apalagi sampai Senin pagi tadi masih ada kepulan asap dari tumpukan sampah di sana.  Tetapi belum berani kami pastikan itu penyebabnya," imbuhnya.

Pantaun koran ini, TPA Temesi pasca terbakar masih mengeluarkan asap tebal. Sedangkan angin datang dari arah timur, membuat kepulan asap mengarah ke barat, yaitu ke daerah Desa Lebih. Begitu juga dengan truk pengangkut sampah yang akan membuang sampah ke sana tampak masih mengantri sampai pukul 12.00 yang mencapai 1 kilometer, namun satu persatu  truck bisa keluar masuk TPA tanpa menambah kemacetan di jalur tersebut.

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia