Jumat, 06 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Diduga Sakit, WN Belanda Ditemukan Meninggal Di Vila

10 Juni 2019, 18: 34: 17 WIB | editor : Nyoman Suarna

Diduga Sakit, WN Belanda Ditemukan Meninggal Di Vila

TEWAS: Warga negara Belanda ditemukan meninggal di vila tempatnya menginap (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR – Seorang warga negara Belanda bernama Van Santen Cornelis Hubertus Maria, 63, ditemukan dalam kondisi meninggal di salah satu vila di Jalan Prapat Beris Gang Kubu Merangi Nomor 2C, Sanur, Denpasar Selatan, Senin (10/6) sekitar pukul 13.00.

Keterangan pemilik vila, Ketut Juliana, 39, kepada petugas, Minggu (9/6), pukul 10.30, saksi mengecek kondisi korban yang tengah sakit. Saat itu korban menjalani medical check-up dari salah satu dokter yang menanganinya. Selama ini, korban memang dikenal susah diajak berobat dan dirawat di rumah sakit. Sebelum ditemukan meninggal, korban sudah dua hari dirawat di vilanya dalam kondisi sakit.

Keesokan harinya, pukul 07.30 usai mematikan lampu di areal halaman vila, saksi sempat menoleh ke kamar korban. Saat itu korban terlihat dalam posisi tidur seperti biasanya. Saksi baru mengetahui korban meninggal usai ditelepon oleh istrinya Ni Wayan Yuni Arsani, 38, sekitar pukul 12.00.

“Istri pemilik vila ini curiga lantaran posisi tidur korban tidak berubah sejak dari pagi,” ungkap Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Nyoman Wirajaya saat dikonfirmasi, Senin (10/6).

Usai mendapat kabar tersebut, Juliana kemudian pulang ke vila dan mengecek korban. Wayan Yuni sendiri saat itu berniat menawari jus kepada korban pukul 09.00. namun niat tersebut diurungkan karena pintu kamar korban dalam kondisi tertutup dan masih dalam kondisi tidur. Saksi kemudian kembali ke rumahnya yang kebetulan bersebelahan dengan TKP.

Kemudian pukul 10.45, saksi kembali ke vila dan berniat menawari korban jus. Kecurigaan saksi muncul lantaran korban tetap dalam posisi tengadah. Posisinya sama sejak dilihat beberapa jam sebelumnya. Saksi kemudian menghubungi Juliana dan Polsek Denpasar Selatan. “Setelah dicek korban meninggal dunia,” imbuhnya.

Mendapati laporan tersebut, Tim Identifikasi Polresta Denpasar mendatangi TKP pukul 15.20. Hasilnya nihil ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dari kamar korban petugas menemukan beberapa barang, di antaranya dua buah handphone Samsung, uang tunai Rp 2 juta, Laptop Lenovo dan Ipad. Juga beberapa obat-obatan yang digunakan korban.

“Korban tinggal di TKP sejak tnggal 27 April 2019 sesuai Surat Tanda Lapor Diri. Korban menderita sakit sejak bulan Mei 2019. Sakit kaki sebelah kiri, bengkak bekas sembilan kali operasi. Jalannya juga agak pincang. Korban meninggal karena sakit,” ujarnya

Sedangkan obat-obatan yang ditemukan, di antaranya Simvastatin, Aspilets, Diovan 80 Valsartan, Xarelto 15, Acetylsalicylzuur Mylan, dan Nachtrust. Sekitar pukul 15.50 jenazah korban dibawa ke Instalasi Forensik RSUP Sanglah menggunakan ambulans BPBD Denpasar.

(bx/afi/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia