Selasa, 12 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Beda Pemilik, Terminal dan Pasar Batubulan Dibatasi Tembok

10 Juni 2019, 22: 33: 00 WIB | editor : Nyoman Suarna

Beda Pemilik,  Terminal dan Pasar Batubulan Dibatasi Tembok

DITEMBOK: Tampak areal Terminal Batubulan yang dibatasi dengan tembok, Senin (10/6). (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, GIANYAR – Suasana berbeda tampak di areal Terminal Batubulan sejak beberapa hari terakhir. Tembok yang tingginya sekitar 1,2 meter mengelilingi areal terminal tersebut. Dengan keberadaan tembok itu, terminal yang berada dekat perbatasan dengan Denpasar ini, kini terbagi menjadi dua. Lahan di bagian utara untuk pasar, sedangkan bagian selatan tetap digunakan untuk terminal.

Pantauan di lapangan, lahan di bagian utara terpampang papan nama Pasar Dewi Sri Desa Adat Delod Tukad Batubulan. Menariknya, sebuah halte Trans Sarbargita masih berada di areal pasar dan mepet dengan tembok.

Kepala Dinas Perhubungan Gianyar Wayan Suamba, saat dikonfirmasi, Senin (10/6) menjelaskan, pembagian lahan terminal itu telah dibicarakan sebelumnya. Meski telah dibatasi tembok antara pasar dan terminal, pihaknya memastikan masih menggunakan terminal tersebut. “Terminal masih kami fungsikan,” jelas Suamba. 

Namun Suamba mengaku, terminal tersebut tidak lagi seperti dulu, yaitu pada masa jayanya beberapa tahun lalu. “Terminalnya hanya kategori tipe C,” ungkapnya. 

Suamba menambahkan, selama ini di Terminal Batubulan masih terdapat 75 angkutan, dengan waktu operasional dari pukul 06.00 sampai 16.00. “Sampai saat ini masih melayani bus antar kabupaten, yaitu Singaraja-Amlapura-Bangli dan Klungkung,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, lahan Terminal Batubulan memang tidak sepenuhnya milik pemerintah, karena tepat di sebelah utara tembok yang kini berfungsi sebagai pasar, merupakan lahan milik desa adat. Sedangkan di sebelah selatan milik Pemkab Gianyar. Areal terminal milik pemerintah inilah yang masih difungsikan untuk terminal.

(bx/ade/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia