Rabu, 19 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Pelajar Dominasi Kunjungan Wisatawan ke Monumen Bajra Sandhi

11 Juni 2019, 21: 16: 24 WIB | editor : Nyoman Suarna

Pelajar Dominasi Kunjungan Wisatawan ke Monumen Bajra Sandhi

OBJEK WISATA: Monumen Bajra Sandhi Denpasar menjadi salah satu objek wisata di Denpasar. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR – Meski Liburan panjang hari raya Idul Fitri dan cuti bersama telah usai, kunjungan wisatawan ke beberapa objek wisata di Bali terlihat meningkat. Hal tersebut terlihat dari kunjungan wisatawan ke Monumen Bajra Sandhi, Denpasar, yang didominasi pelajar.

Pantauan Bali Express (Jawa Pos Group), Selasa (11/6), terlihat banyak wisatawan Tiongkok, India serta pelajar dari kabupaten lain yang mengunjungi Monumen Bajra Sandhi. Mereka pun dengan tertib memasuki areal museum, serta sesekali mengabadikan kunjungan mereka.

Kepala UPTD Monumen Bajra Sandhi Bali Made Benny menyampaikan, wisatawan yang datang ke tempat itu tidak pernah surut. Meski kantor UPTD tutup, pelayanan tetap diberikan kepada wisatawan yang mengunjungi monumen ini. “Kawasan ini sudah terkenal ke mancanegara. Sebagian besar datang dari Tiongkok dan India. Selain itu, wisatawan lokal luar Denpasar, termasuk pelajar dari luar Bali juga banyak berkunjung ke museum perjuangan rakyat Bali ini,” jelasnya.

Terkait libur panjang yang telah usai, dijelaskannya, dalam sepuluh hari terakhir atau saat libur Lebaran, tercatat ada 3.560 pengunjung yang hadir. Kunjungan itu didominasi para pelajar. Sedangkan puncak kunjungan selama libur Lebaran, yakni pada Senin (10/6), total karcis yang terjual sebanyak 714. “Kalau jumlah kunjungan tiap harinya tidak tentu, dan tidak bisa diperkirakan. Karena kami di sini menunggu tamu yang datang. Sejauh ini travel-travel sudah banyak membantu untuk promosi kunjungan ke monumen ini,” tambahnya.

“Sayangnya, khusus wisatawan Tiongkok, mereka yang datang kebanyakan tidak sampai masuk ke dalam. Hanya sekadar ambil foto di depan saja,” terang Benny.

Menurutnya, tahun ini akan direncanakan proses perbaikan beberapa candi yang retak, akibat gempa di Lombok beberapa waktu lalu. Selain itu, ke depan akan ada rencana pembayaran tiket masuk dengan menggunakan e-money, serta renovasi diorama agar menjadi lebih indah dan hidup.

(bx/wid/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia