Rabu, 19 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Sepuluh Duktang Tanpa SKTS Terjaring Sidak Pol PP Bangli

11 Juni 2019, 22: 27: 28 WIB | editor : Nyoman Suarna

Sepuluh Duktang Tanpa SKTS Terjaring Sidak Pol PP Bangli

DUKTANG: Petugas Satpol PP Bangli saat menggelar operasi tertib administrasi di sejumlah tempat kos di Kota Bangli, Senin (10/6) malam. (AGUS EKA PURNA NEGARA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, BANGLI - Usai hari raya Idul Fitri, wilayah Kabupaten Bangli kerap didatangi penduduk pendatang (duktang) dari luar Bali. Yang jadi masalah, ada di antara mereka yang tidak memiliki data diri atau identitas yang lengkap. Terbukti, saat sidak yang dilakukan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Bangli,  Senin (10/6) malam, mereka berhasil menjaring sepuluh orang duktang tanpa dilengkapi Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS) maupun maupun Surat Keterangan Lapor Diri (SKLD) di kelurahan.

Sekretaris Satpol PP dan Damkar Kabupaten Dewa Agung Surya, Selasa (11/6) mengatakan, Senin malam jajarannya menyisir sejumlah lokasi yang jadi kantong-kantong duktang, seperti rumah kos dan rumah kontrakan di wilayah Kota Bangli.

Sidak ini dilakukan untuk mengetahui adanya penduduk liar tanpa administrasi kependudukan. Apalagi pasca mudik Lebaran, Bangli biasanya menjadi tujuan bagi mereka untuk mencari kerja. “Kami ingin duktang yang datang ke Bangli agar tertib administrasi kependudukan,” tegas Suryadarma.

Berdasarkan hasil sidak tersebut, pihaknya menemukan sepuluh orang duktang. Dari sepuluh orang tersebut, enam orang dalam proses memperpanjang surat keterangan tinggal sementara (SKTS). “Sedangkan empat orang lagi masih dalam tahap pembinaan. Karena mereka baru datang ke Bangli. Jadi belum mengantongi SKTS,” ungkapnya.

Meski begitu, pihaknya tetap memberi peringatan tegas, supaya para duktang tersebut segera melapor ke kelurahan. “Biasanya duktang baru ini diajak penduduk yang sebelumnya telah tinggal di Bangli. Mereka inilah yang kami sasar,” sambungnya lagi.

Satpol PP Bangli akan kembali melakukan operasi serupa. Rencananya dilakukan selama empat hari melibatkan internal Pol PP. Selanjutnya, pihaknya juga merencanakan menggelar sidak gabungan bersama Polres Bangli. “Ini untuk memastikan seluruh pendatang lapor diri pada aparat pemerintahan di wilayah setempat. Sehingga tak menjadi penduduk liar,” pungkasnya.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia