Rabu, 19 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Hotel, Restoran dan Swalayan Diminta Utamakan Produk Lokal

12 Juni 2019, 22: 46: 41 WIB | editor : Nyoman Suarna

Hotel, Restoran dan Swalayan Diminta Utamakan Produk Lokal

AA Ngurah Oka Sutha Diana, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali (HUMAS PEMPROV BALI FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR – Untuk mengoptimalkan implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali, Gubernur Bali Wayan Koster mengeluarkan Surat Edaran Nomor 5774 Tahun 2019, yang mewajibkan hotel, restoran, pasar modern/swalayan untuk mengutamakan pemanfaatan produk hasil industri lokal.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Agung Sutha dalam siaran persnya, Rabu (12/6). Secara detail dia menjelaskan, surat edaran tersebut berisi empat poin penting yang ditujukan kepada bupati/walikota se-Bali, kepala OPD Provinsi Bali, ketua MUDP, ketua PHDI, ketua PHRI Provinsi Bali, ketua APRINDO dan ketua Asosiasi Catering Provinsi Bali.

Pada poin pertama, semua pihak diminta bersama-sama menyosialisasikan, melaksanakan dan mengawasi pelaksanaan Pergub Nomor 99 Tahun 2018. Berikutnya di poin kedua, seluruh jajaran pemerintah daerah agar memprioritaskan pemanfaatan produk pertanian, perikanan, dan industri lokal Bali di berbagai kesempatan acara dan kegiatan yang dilaksanakan.

Sedangkan poin ketiga terdiri dari tiga hal, yaitu hotel dan restoran diwajibkan memanfaatkan produk pertanian dan perikanan minimal 30 persen, serta produk industri lokal Bali minimal 20 persen dari kebutuhannya. Sedangkan pasar modern atau swalayan wajib memasarkan produk pertanian minimal 60 persen dan produk perikanan dan industri lokal Bali minimal 20 persen dari jumlah produk yang dipasarkan.

Surat edaran itu juga mengatur harga pembelian langsung dari petani, kelompok pembudidaya ikan dan perajin lokal Bali, minimal 20 persen di atas biaya produksi dan dibayar tunai. Jika ditunda, pembayaran akan dilakukan melalui Perusahaan Daerah Provinsi Bali.

Di poin ke empat surat edarannya, Gubernur Koster mengajak masyarakat untuk membangkitkan kebanggaan terhadap pemanfaatan produk lokal Bali dengan slogan “Cintailah Produk Dalam Negeri, Gunakanlah Produksi Daerah Sendiri”.

(bx/hai/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia