Minggu, 17 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Kunjungi Gianyar, Jokowi: Kalau Belum ke Sukawati, Belum ke Bali

14 Juni 2019, 15: 45: 49 WIB | editor : I Putu Suyatra

Kunjungi Gianyar, Jokowi: Kalau Belum ke Sukawati, Belum ke Bali

PASAR : Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Pasar Sukawati, Gianyar , Jumat (14/6) (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, GIANYAR - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengunjungi lokasi revitalisasi Pasar Seni Sukawati, Gianyar, Jumat (14/6). Ia tiba di sana pada pukul 08.30 dan langsung turun ke lokasi sebelum melanjutkan perjalannya ke Desa Tamanbali, Bangli. Dijelaskan anggaran revitalisasi pasar tersebut sebesar Rp 89 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Yang penting pedagangnya sudah direlokasi, sekarang masih proses tender akan segera rampung. Anggarannya sebesar Rp 89 miliar dari APBN, dan 35,9 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Diharapkan tahun ini selesai,” jelasnya di sela-sela melakukan peninjauan.

Dalam kesempatan itu, ia juga berharap ketika pasarnya sudah rampung supaya menjadi pasar yang bersih, tertata dan nyaman dikunjungi. Mengingat pasar tersebut menghidupi sebanyak 1.700 pedagang. “Agar pengunjung nyaman, pasarnya juga harus jadi pasar rakyat yang modern. Kalau ke Bali belum ke Sukawati, itu belum ke Bali. Harus belanja, datang ke sini harus belanja,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu pun mengaku pasar tersebut nantinya akan menjadi pasar rakyat yang modern, bahkan tidak akan kalah saing dengan pasar oleh-oleh yang modern. Parkirnya juga dikatakan akan mempergunakan basemant. “Ini salah satu pasar yang kita bangun dari 5 ribu pasar, tentunya pasar – pasar besar. Kalau pasar desa yang kita bangun sudah ada sekitar 8.900 pasar seluruh Indonesia. Apalagi pasar sebagai sebuah bertemunya penjual dan pembeli,” ungkapnya.

Jokowi bersama istrinya, Iriana Joko Widodo, menyempatkan untuk berinteraksi dengan masyarakat dan pedagang di pasar. Selain sempat melakukan swafoto dengan masyarakat , Jokowi dan Iriana juga berbelanja buah di pasar itu termasuk salak bali dan semangka. Dalam kunjungan tersebut hadir pula Gubernur Bali, I Wayan Koster, Ny Putri Suastini Koster, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susiantono dan Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R Golose.

Sedangkan Bupati Gianyar, Made Mahayastra menjelaskan Presiden Joko Widodo meninjau tempat revitalisasi Pasar Seni Sukawati di sela-sela kesibukan membuka Pesta Kesenian Bali (PKB). Mengingat Pasar Seni Sukawati sempat dalam anggarannya mengalami naik turun.  Namun saat ini sudah dipastikan dengan anggaran APBN berjumlah Rp 89 miliar tersebut.

“Meski di sela-sela kesibukan membuka PKB besok, beliau menyempatkan datang meninjau ke daerah yang beliau bantu. Apalagi untuk revitalisasi Pasar Seni Sukawati sudah tiga tahun mengalami naik turun dalam penganggaraannya. Tapi sekarang sudah dipastikan Rp 89 miliar dari APBN dan sekitar Rp 4 miliar dari APBD,” jelas pria asli Payangan tersebut.

Mahayastra menambahkan, sampai saat ini prosesnya dalam posisi tender. Pada akhir Juni ini selesainya tender fisik dan September akan mulai dikerjakan. “Rencana diselesaikan pada tahun 2020 untuk blok a dan b, sedangkan untuk blok c pada tahun 2021.  Ini juga kedepannya agar supaya bisa bersaing dengan pemodal yang ada di pasar modern, begitu juga dengan sistem maupun manajemen yang diterapkan,” katanya.

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia