Kamis, 18 Jul 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Ojol yang Palu Karyawan Tiara Itu Berniat Memperkosa Korbannya

14 Juni 2019, 18: 03: 51 WIB | editor : I Putu Suyatra

Ojol yang Palu Karyawan Tiara Itu Berniat Memperkosa Korbannya

DITANGKAP: Pelaku penganiayaan rupanya akan memperkosa korban. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR – Pelaku penganiayaan terhadap Ni Kadek Candrika Mirzani, 21, (sebelumnya ditulis Kadek Santrika) karyawan Tiara Dewata akhirnya berhasil diamankan oleh Tim Opsnal Polsek Denpasar Timur pada Kamis (13/6) pukul 17.00 di Jalan Tukad Pakerisan nomor 95 Banjar Bekul Panjer Denpasar Selatan.

Dwi Aprianto, 32, asal Bandar Lampung ditangkap Tim Opsnal Polsek Denpasar Timur, usai petugas melakukan penyelidikan di kamar kos pelaku dan menemukan SKCK serta surat FIF Tabanan. Berdasarkan petunjuk tersebut, Tim Opsnal melakukan penyelidikan di dua tempat yakni Tabanan dan Denpasar. Tersangka sendiri selama ini berprofesi sebagai ojek online (Ojol).

“Di Tabanan kami mendapatkan surat tanda transaksi pembelian Sepeda Motor Mio warna hitam yang dikeluarkan oleh FIF dan selaku penanggung jawab adalah salah satu warga Tabanan. Kalau di Denpasar berdasarkan Surat SKCK milik pelaku yang kami temukan tercantum alamat di Jalan Tukad Pakerisan Nomor 95 Banjar Bekul Panjer Denpasar Selatan,” terang Kapolsek Denpasar Timur Kompol I Nyoman Karang Adiputra pada Koran ini.

Kemudian Tim Opsnal mengamankan pelaku di alamat tersebut, Jalan Tukad Pakerisan dan dibawa ke Mapolsek Denpasar Timur. “Pelaku mengakui perbuatannya, melakukan percobaan pemerkosaan  dikarenakan korban berteriak sehingga pelaku melakukan  penganiayaan  terhadap korban,” jelasnya.

Sebelumnya pada Selasa (11/6) pukul 13.00 korban dianiaya di kamar mandi kosan Jalan Kapten Japa gang XVIII Denpasar menggunakan palu dan gunting. Korban yang tidak memiliki kesempatan melawan lagi kemudian pura-pura pingsan agar pelaku berhenti menganiayanya. Selang 20 menit kemudian korban baru mendapat pertolongan dari tetangga kamarnya Endang Suretmi, 60 yang kesehariannya menjual kopi dibantu tetangga rumah Mansur, 54.

Korban kemudian dibawa ke RSAD Udayana dan mendapatkan 28 jahitan di kepala akibat luka pukulan palu. Serta dua jahitan di perut akibat luka tusukan gunting. “Pelaku memukul korban dengan menggunakan palu kearah kepala dan menusuk korban ke arah perut dan tubuh lainnya  menggunakan gunting,” tandasnya.

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia