Selasa, 19 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Bupati Eka Belum Beri Restu Adiknya Maju Pilkada Tabanan

14 Juni 2019, 18: 26: 16 WIB | editor : I Putu Suyatra

Bupati Eka Belum Beri Restu Adiknya Maju Pilkada Tabanan

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, TABANAN - Meskipun nama Gede Made Dedy Pratama sudah booming belakangan ini dalam bursa calon Bupati dan calon Wakil Bupati Tabanan, namun kakaknya yang tidak lain adalah Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengaku belum memberi restu kepada adiknya tersebut. Seperti halnya yang disampaikan oleh srikandi PDI Perjuangan asal Banjar Tegeh, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Tabanan, tersebut saat ditemui Jumat (14/6) di Gedung Maria Tabanan. 

Kepada awak media, Eka mengakui jika dirinya telah mendengar bahwa nama sang adik belakangan banyak disebut-sebut akan menjadi calon Bupati atau calon Wakil Bupati Tabanan. Tetapi ia tidak begitu memikirkan hal tersebut. "Itu baru isu, saya juga dengar, tapi belum ada restu dari saya," ujarnya sembari tertawa.

Karena menurutnya, merupakan hal yang wajar jika muncul nama-nama kader PDI Perjuangan dalam bursa calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan tahun 2020 mendatang. "Karena yang namanya demokrasi pasti ada yang berkeinginan, ada yang berharap, ada yang merasa pantas, ada yang rakyatnya mengatakan pantas, ada yang konstituennya yang mendukung, itu biasa," lanjutnya.

Disamping itu, dirinya berpikir Pilkada Tabanan masih bisa terbilang lama sehingga belum terpikirkan siapa kader yang akan menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan dari PDI Perjuangan. Namun menurutnya kader yang nantinya maju harus memiliki basis suara, dan harus pernah dipilih rakyat.

"Itu menurut saya, tetapi kembali lagi ke kewenangan partai, bisa saja ada syarat yang menurut saya tidak perlu tapi menurut partai perlu, ya itu bukan kewenangan saya," papar Eka.

Lebih lanjut dikatakannya, semua kader memiliki kesempatan untuk maju dalam Pilkada Tabanan 2020 mendatang. Termasuk beberapa nama yang sudah mencuat seperti Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan I Komang Gede Sanjaya, I Made Urip hingga Ketut 'Boping' Suryadi. "Artinya kalau Pak Sanjaya pernah jadi Wakil ya punya chance (kesempatan, Red), terus ada Pak Urip dia juga DPR RI artinya ada chance. Lalu Pak Boping dipolling gede banget 50 persen ya, ada chance juga. Itu hal wajar, tinggal diramu sekarang untuk DPP memilih dan menentukan nantinya," sebutnya.

Kendatipun demikian dirinya mengaku saat ini tidak ingin terfokus pada politik karena ingin fokus menyelesaikan tugas-tugas di Pemerintahan sebelum masa jabatannya habis. "Sekarang kan akhir masa jabatan, artinya semua aturan, program harus selesai tepat waktu. Tidak ada masalah, tidak ada yang berkasus hukum, itu semua masih kita rapikan," tandasnya.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia