Selasa, 19 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Ketua DPRD Klungkung Tuding Program Festival Suwirta Tak Efektif

14 Juni 2019, 21: 17: 38 WIB | editor : I Putu Suyatra

Ketua DPRD Klungkung Tuding Program Festival Suwirta Tak Efektif

Ketua DPRD I Wayan Baru (I MADE MERTAWAN/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SEMARAPURA - Festival yang rutin digelar Pemkab Klungkung beberapa tahun belakangan mendapat sorotan dari Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru. Baru saat rapat kerja dengan eksekutif beberapa waktu lalu menuding festival yang menjadi program Bupati Klungkung Nyoman Suwirta tidak efektif. Promosi pariwisata bisa dilakukan dengan cara lain. Salah satunya memanfaatkan teknologi informasi. Pemerintah akan lebih bagus ketika mengalokasikan dana untuk kegiatan yang masuk skala prioritas. Misalnya infrastruktur. Apalagi, infrastruktur di Nusa Penida masih banyak perlu pembenahan.

“Festival ini, saya kira anggaranya bisa dibawa ke skala prioritas. Karena sekarang teknologi sudah canggih,” ungkap Baru. Politikus Partai Gerindra asal Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida itu menegaskan, kritikan terhadap program Pemkab Klungkung itu atas aspirasi masyarakat. “Kalau punya anggaran lebih, tidak apa-apa sering festival. Masalahnya anggaran terbatas,” tegas Baru di tempat di sela-sela rapat kerja.

Menanggapi tudingan itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten I Nengah Sukasta menegaskan, festival yang digelar selama ini sangat efektif sebagai media promosi pariwisata. Setelah secara rutin digelar festival, kunjungan wisatawan ke Klungkung meningkat tajam. Khusus kunjungan wisatawan ke Nusa Penida. Padahal diakuinya, festival yang digelar selama ini belum kategori maksimal.

“Kalau bisa maksimal, lebih bagus lagi. Lebih banyak lagi kunjungan wisatawannya,” terang Sukasta.

Dengan demikian, tegas dia, festival tetap harus dilakukan. Ia menyebutkan, festival yang digelar dinas setempat 4 kali dalam setahun. Yakni Festival Semarapura, Festival Nusa Penida, Festival Surfing dan Festival Layang-layang. Anggaran yang dikuras untuk keempat festival itu Rp 5 miliar lebih. Paling banyak untuk Festival Semarapura dan Festival Nusa Penida menelan anggaran Rp 1 miliar lebih.

“Festival cara promosi pariwisata yang efektif,” tandasnya. Seperti diketahui, festival mulai rutin digelar setelah Klungkung dipimpin Bupati I Nyoman Suwirta.

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia