Rabu, 13 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Sapi Bertanduk Tiga, Warga Bangli Takut Menjual

18 Juni 2019, 16: 46: 54 WIB | editor : I Putu Suyatra

Sapi Bertanduk Tiga, Warga Bangli Takut Menjual

SAPI TIGA TANDUK: Sudira memperlihatkan tanduk ketiga di kepala sapi miliknya di kandang Banjar Penaga, Yangapi, Tembuku, Bangli, kemarin (18/6). (AGUS EKA PURNA NEGARA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, BANGLI - Aneh tapi nyata. Seekor sapi milik pasangan I Wayan Sudira, 52, dengan Ni Made Tami, 46, asal Banjar Metra Kaja, Desa Yangapi, Tembuku, Bangli mendadak heboh. Sapi berusia 2,5 tahun itu memiliki tiga tanduk.

Sekilas tak ada yang aneh dari sapi itu lantaran tampilannya dan ukurannya sama saja seperti kebanyakan sapi lainnya. Namun setelah didekati, rupanya sapi itu memiliki tiga tanduk. Dua tanduk normal, dan satu tanduk lagi tepat di tengah-tengah kepalanya.

Pemilik sapi, I Wayan Sudira mengaku tak mengetahui bahwa sapinya memiliki tiga tanduk. Dia juga tidak melihat sapinya bertanduk tiga saat pertama dibeli. "Ya, tanduknya kecil. Mungkin lama-lama tumbuh," kata dia, ketika ditemui di rumahnya, Selasa (18/6).

Akibatnya, Sudira takut menjual sapi itu kepada orang-orang. Untuk lebih jelasnya, Sudira berencana menanyakan hal ini kepada orang supranatural. "Biar tidak salah. Saya kepingin tahu apa sebenarnya yang terjadi," ungkap Sudira.

Saat dibeli pada usia enam bulan, sapi tersebut tampak normal. Sudira juga tidak menemukan ada hal yang terlalu aneh dari sapinya. Namun lama-kelamaan, sapinya bertingkah aneh dengan mengoleskan kepalanya di antara sekat bambu di kandang. 

Seorang kerabatnya lantas melihat ada benjolan kecil di kepala sapi itu. Sudira takut sapinya sakit. Kendati begitu, Sudira memilih memantau kondisi si sapi. Benjolan itu lambat-laun tumbuh. Bahkan sekarang panjang tanduknya 10 centimeter.

Karena keunikan itu, warga setempat memotret sapi tersebut dan menyebarkannya melalui media sosial (medsos). Foto unggahan sapi bertanduk tiga itu seketika dibagikan oleh sekian akun medsos dan menjadi viral.

Warga jadi penasaran. Tak ayal ada juga warga dari luar desa yang sengaja datang ke kandang milik Sudira di Banjar Penaga, Yangapi. "Ya sementara ini tidak saya jual," pungkas bapak empat anak ini. 

(bx/aka/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia