Kamis, 18 Jul 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Periksa Kamar Kos, Satpol PP Temukan Belasan Duktang Tak Ber-KTP

18 Juni 2019, 17: 34: 06 WIB | editor : I Putu Suyatra

Periksa Kamar Kos, Satpol PP Temukan Belasan Duktang Tak Ber-KTP

SIDAK: Satpol PP saat menggeledah penghuni kos di kawasan Banjar Gerokgak, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, Senin (17/6) malam. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, TABANAN - Satpol PP Tabanan Senin malam (17/6) melakukan operasi yustisi gabungan di dua Banjar yang ada di Kecamatan Kediri dan Kecamatan Tabanan. Dalam operasi gabungan tersebut, Satpol PP Tabanan menjaring 14 penduduk pendatang (duktang) yang tidak mengantongu KTP. 

Kasat Pol PP Tabanan, I Wayan Sarba mengungkapkan bahwaboperasi dilakukan di dua banjar yakni Banjar Gerokgak, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan dan Banjar Puseh, Desa Kediri, Kecamatan Kediri. Dimana pihaknya menyasar sejumlah indekos. Hasilnya 20 kamar kos yang diperiksa, pihaknta menemukan 14 duktang tanpa KTP elektronik. "Selanjutnya mereka akan mengikuti sidang tanggal 25 Juni nanti," ungkapnya Selasa (18/6). 

Lebih lanjut dijelaskannya, hasil operasi tersebut menunjukkan bahwa pemilik kamar kos lalai. Karena yang bersangkutan tidak mengetahui jumlah hunian yang menempati kos-kosan tersebut sehingga terkesan masih bebas. "Pemilik kos juga sudah kami tegur untuk mencatat dan mengetahui jelas siapa saja yang menghuni kamar kos mereka sehingga dapat dengan mudah diawasi," lanjutnya.

Dalam operasi yang dibagi menjadi dua regu ini bertujuan untuk mencegah aksi kriminal atau aksi terorisme di Tabanan. 

Dan menurutnya rata-rata duktang yang terjaring memang penduduk pendatang yang baru beberapa hari tinggal di Tabanan dengan usia yang bervariasi. "Menurut pengakuan mereka ini sudah kerja jadi buruh bangunan dan buruh tani," pungkasnya.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia