Selasa, 19 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Ngaku Hasil Tangkapan Minim, Nelayan Mencuri TV

19 Juni 2019, 09: 49: 04 WIB | editor : I Putu Suyatra

Ngaku Hasil Tangkapan Minim, Nelayan Mencuri TV

Hasnawi (I PUTU MARDIKA BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SINGARAJA- Hasnawi, 32 harus meringkuk di balik jeruji besi. Pria asal Banjar Dinas Tegal Lantang, Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak,Kabupaten Buleleng itu nekat membobol rumah korba dalam keadaan sepi. Karena ditinggal mudik lebaran pemiliknya.

Informasi dari kepolisian yang diterima Bali Express menyebutkan, pencurian dilakukan Hasnawi Jumat (7/6) lalu sekira pukul 02.00 wita. Ia membobol rumah milik Bahtiar, yang terletak di Banjar Dinas Tegal Lantang, Desa Pengulon. Ia beraksi menggunakan satu buah pinset (alat penjepit) dengan panjang sekitar 6 cm.

Modusnya, Hasnawi masuk ke dalam rumah korban melalui jendela, yang dibukanya dengan menggunakan pinset tersebut. Celakanya, jendela korban memang tidak ada tralinya. Ditambah dengan kondisi rumah yang sepi, sehingga  pelaku dengan mulus melancarkan aksinya.

Begitu berhasil masuk ke dalam rumah, Hasnawi sempat mencari harta benda korban. Namun yang ditemukan hanya satu unit televisi merk Samsung 32 inc yang tertempel di dinding ruang keluarga. Televisi itu langsung diambilnya pelaku. Lalu dibungkus menggunakan karung, untuk kemudian dibawa pulang. Sampai di rumahnya TV disembunyikan di belakang kamar mandi.

"Televisi itu belum sempat terjual karena pelaku sudah duluan tertangkap petugas kepolisian sektor Celukan Bawang," terang Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, Selasa (18/6) siang kemarin.

Hasnawi pun berhasil diciduk di kediamannya Jumat (7/6) sekira pukul 14.00 wita. Kepada  awak media ia mengaku hasil curian itu rencananya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Saya sehari-hari jadi nelayan. Saat ini hasil tangkapan minim, sehingga terpaksa mencuri untuk beli makan," kilahnya.

Atas ulahnya, oleh penyidik Hasnawai selanjutnya dijerat dengan pasal 363 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia