Selasa, 22 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon

Geg Ayu Cinta Eksis dengan Bali Dangdut

19 Juni 2019, 09: 59: 19 WIB | editor : I Putu Suyatra

Geg Ayu Cinta Eksis dengan Bali Dangdut

SIBUK: Tak hanya di dunia tarik suara, Geg Ayu juga menekuni tat arias mengajar menari dan lainnya. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Meski genre dangdut belum terlalu di lirik Pasar industri musik Bali, namun penggemarnya tak tergolong sedikit. Hal ini turut mempengaruhi eksistensi para musisinya, termasuk Gek Ayu Cinta. Biduan cantik asal Negara, Jembrana ini merupakan salah satu penyanyi hits yang cukup populer dengan karya-karyanya sejak tahun 2009 silam. Tak hanya diatas panggung, namun di sejumlah Radio di Bali kerap di putar sebagai salah satu list musik hiburan.

Sebut saja single bertajuk ‘Malu-Malu Mau’ dan ‘Ngobral Tresna’ yang berkonsep duet. Kemudian single ‘Skadi Mesin ATM’ di tahun 2014, ‘Ping 3x’ tahun 2015, single ‘Korban Tehnologi’ tahun 2018 dan single duet bersama Yan Panky judulnya ‘Ngalih Jalan Melah’ dan bersama Mr. Rayen bertajuk ‘Gek Ayu Sayang’ di tahun 2019. Selama perjalanan karirnya pula, pemilik nama lengkap Tri Ayu Pusparini ini turut menampilkan beragam warna dan genre musik Bali dalam satu kemasan musik ketika ‘unjuk gigi’ diatas panggung. Mulai dari genre pop, reagge hingga dangdut. 

Berkat pengalaman itu pula, perempuan yang punya bakat bernyanyi sejak belia hingga mengikuti sejumlah ajang vokal di Bali, membentuk karakternya untuk bisa menjadi seorang musisi hebat dan bisa menghibur. 

“Sejak SD memang aku sering nyanyi dan SMP sudah sering di undang dari panggung ke panggung sampai sekarang. Sehingga terkait genre, jujur aja semua aku suka. Awalnya pop, kemudian dangdut dan Reggae. Terkadang saat di panggung aku sering mix atau kolaborasikan semua genre musik jadi satu sesuai request penonton,” kata dia. “Mulai dari Balidut, pop Dangdut dan Reggaedut, sesuai tempat dan Event. Nah, kata penggemar dan si pengundang sih mengatakan, disitulah kelebihan aku yang bisa menyanyikan banyak genre di setiap permintaan,” sambung Geg Ayu Cinta saat diwawancarai Bali Express (Jawa Pos Group). 

Terkait alasan mengapa Geg Ayu Cinta tetap bertahan di jalur Bali Dangdut ini, dara cantik kelahiran Baluk, 30 Agustus 1990 tersebut mengku jika hingga saat ini peminat serta para penggemar musik Bali dangdut masih sangat banyak jumlahnya. “Karena memang tugas ku untuk menghibur, jadi aku selalu berusaha ngalir dalam musik yang di minta. Semua genre aku padukan. Bahkan kalau saat perform yang kebanyakan di request itu lagu Bali dangdut. Sehingga, aku bertahan karena genre ini gak ada matinya. Apalagi sekarang banyak timbul Lagu bergenre Dangdut koplo dan mulai booming juga,” tutunya.
Ia pun berharap, kedepannya untuk kembali eksis dengan sejumlah karya-karya terbaru untuk menghibur para penikmat musik Bali. Genre yang akan dipilihnya pun masih tetap di genre Bali dangdut dengan sentuhan koplo.

“Belakangan ini  memang karena sibuk ngajar Tari dab ngerias pengantin, dan juga ngambil job manggung, jadi gak fokus tuk rekaman. Lagu-lagu padahal banyak yang sudah jadi. Maunya nanti astungkara gek bisa liris ulang satu-persatu,” tutup Geg Ayu Cinta. (

(bx/vir/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia